Brand Barang Mewah Barat Masih Bercokol di Rusia saat Sanksi Berjalan

Rabu, 25 Desember 2024 - 06:49 WIB
loading...
Brand Barang Mewah Barat...
Terlepas dari rentetan sanksi Barat, orang kaya di Moskow masih dimanjakan dengan beragam pilihan untuk barang-barang mewah dari Barat. Foto/Dok
A A A
MOSKOW - Terlepas dari rentetan sanksi Barat dan keluarnya beragam brand dari Rusia setelah Kremlin meluncurkan serangan ke Ukraina, orang kaya di Moskow masih dimanjakan dengan beragam pilihan untuk barang- barang mewah dari Barat.

Pada pusat perbelanjaan eksklusif di ibu kota Rusia, department store dan gerai kelas atas Rusia masih melakukan perdagangan mobil sport Barat, perhiasan emas, dan pakaian desainer ternama.

Gambaran itu jauh dari klaim Barat bahwa sanksinya akan meruntuhkan ekonomi Rusia dan membuatnya terisolasi dari dunia luar. Baca Juga: Tak Rela Lepas Pasar Rusia, Brand Mewah Barat Bersiasat Kembali ke Moskow

"Saya tidak melihat perubahan yang signifikan," kata Natalia, seorang dokter gigi berusia 51 tahun yang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan GUM yang mewah, menghadap Kremlin di Lapangan Merah Moskow seperti dilansir AFP.

"Mungkin ada tiga toko – Chanel, Dior, Hermes – yang saya tahu telah pergi. Sisanya sama seperti sebelumnya. Saya bahkan melihat, Brunello Cucinelli ada di sini," katanya, mengacu pada rumah mode Italia.

Banyak orang-orang di Moskow – termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin – yang menyindir sanksi Barat dengan menyebutkan sudah gagal untuk memisahkan Rusia dari ekonomi global.

"Mereka ingin mengisolasi kami? Tolong! Kami sangat terisolasi di sini, ini bahkan sangat lucu," cemooh pensiunan berusia 61 tahun, Sergei usai meninggalkan toko kelas atas.

Pergi dan Bertahan

Amerika Serikat, Uni Eropa dan Inggris secara eksplisit telah melarang ekspor "barang-barang mewah" ke Rusia sebagai bagian dari paket sanksi mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Rekomendasi
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved