Perusahaan Australia luncurkan pakaian selam anti-hiu

Kamis, 18 Juli 2013 - 15:31 WIB
Perusahaan Australia...
Perusahaan Australia luncurkan pakaian selam anti-hiu
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Australia, Shark Attack Mitigation Systems (SAMS) meluncurkan pakaian selam anti-hiu pertama di dunia. Mereka menemukan teknologi pengalihan penglihatan guna mencegah atau menghindari serangan predator laut.

Bekerja sama dengan Universitas Australia Barat (UWA) Institute Kelautan, pengusaha Hamish Jolly dan Craig Anderson telah mengembangkan dua pakaian yang dirancang untuk melindungi penyelam dan peselancar dari serangan hiu ganas.

"Ini didasarkan pada terobosan baru tentang sistem visioner terhadap serangan hiu. Kami telah mampu menafsirkan sains, dengan menciptakan bahan pakaian yang memberikan kebingungan sistem visual pada hiu," jelas Andreson, seperti dilansir dari AFP, Kamis (18/7/2013).

"Jangkauan biru-putih 'Elude', yang dirancang untuk para penyelam digunakan melalui penelitian tentang persepsi kebutaan hiu terhadap cahaya dan warna dasar yang dapat menyembunyikan Anda di dalam air," lanjut Anderson.

Collin menambahkan, banyak hewan dalam kultur biologi ditolak hewan berbahaya - mangsa yang memberikan sinyal yang entah bagaimana mengatakan 'Jangan makan saya'. "Dan, ini telah terwujud dalam pola bergaris (pakaian ini)," kata Collin.

SAMS, yang memegang lisensi atas produk pakaian ini, membuka pre-order pertama secara online pada hari ini, mulai dari harga 429 dolar Australia (USD392) atau sekitar Rp4 juta.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
39 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
55 menit yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
1 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved