Kerugian turun, penjualan Nokia Q2 malah anjlok
Kamis, 18 Juli 2013 - 18:52 WIB
Kerugian turun, penjualan Nokia Q2 malah anjlok
A
A
A
Sindonews.com - Produsen ponsel asal Finlandia, Nokia melaporkan kerugian berkurang 227 juta euro (USD298 juta) pada kuartal kedua (Q2) 2013. Kerugian Q2 lebih rendah 84 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, namun pendapatan turun 24 persen menjadi 5,69 miliar euro.
Penurunan penjualan ponsel tradisional berlanjut merosot 39 persen dari level tahun sebelumnya dalam hal nilai. Sementara penjualan smartphone berkurang 24 persen dibandingkan periode yang sama. Di sisi lain, penjualan smartphone Lumia naik 32 persen dari kuartal sebelumnya menjadi 7,4 juta unit.
Nokia sempat pemimpin penjualan global dalam produksi ponsel, tetapi telah kehilangan tempat dari rivalnya. Sekarang mereka sedang berjuang membangun model bisnis dan perangkat mobile yang dapat diunggulkan.
"Selama kuartal ketiga, kami berharap produk Lumia baru kami akan mendorong bagian penting dari pendapatan perangkat pintar kami," kata kepala eksekutif Nokia, Stephen Elop, seperti dilansir dari AFP, Kamis (18/7/2013).
Kerugian Nokia diperkirakan analis yang disurvei Dow Jones Newswires datang di bawah 276 juta euro, namun kejatuhan pendapatan lebih tajam daripada 17 persen konsensus.
Kelompok ini telah memotong anggaran dengan mengurangi jumlah tenaga kerja sebesar 23 persen pada tahun lalu dan 7 persen pada kuartal terakhir.
Hasil penelitian tersebut juga didorong perputaran dari pembuat peralatan telekomunikasi Nokia Siemens Networks (NSN), yang membuat keuntungan 8 juta euro, dibandingkan dengan kerugian sebesar 226 euro pada periode yang sama tahun lalu.
Penurunan penjualan ponsel tradisional berlanjut merosot 39 persen dari level tahun sebelumnya dalam hal nilai. Sementara penjualan smartphone berkurang 24 persen dibandingkan periode yang sama. Di sisi lain, penjualan smartphone Lumia naik 32 persen dari kuartal sebelumnya menjadi 7,4 juta unit.
Nokia sempat pemimpin penjualan global dalam produksi ponsel, tetapi telah kehilangan tempat dari rivalnya. Sekarang mereka sedang berjuang membangun model bisnis dan perangkat mobile yang dapat diunggulkan.
"Selama kuartal ketiga, kami berharap produk Lumia baru kami akan mendorong bagian penting dari pendapatan perangkat pintar kami," kata kepala eksekutif Nokia, Stephen Elop, seperti dilansir dari AFP, Kamis (18/7/2013).
Kerugian Nokia diperkirakan analis yang disurvei Dow Jones Newswires datang di bawah 276 juta euro, namun kejatuhan pendapatan lebih tajam daripada 17 persen konsensus.
Kelompok ini telah memotong anggaran dengan mengurangi jumlah tenaga kerja sebesar 23 persen pada tahun lalu dan 7 persen pada kuartal terakhir.
Hasil penelitian tersebut juga didorong perputaran dari pembuat peralatan telekomunikasi Nokia Siemens Networks (NSN), yang membuat keuntungan 8 juta euro, dibandingkan dengan kerugian sebesar 226 euro pada periode yang sama tahun lalu.
(dmd)
Lihat Juga :