Rawan rugikan konsumen, Jatim wajibkan tera ulang

Kamis, 18 Juli 2013 - 19:41 WIB
Rawan rugikan konsumen,...
Rawan rugikan konsumen, Jatim wajibkan tera ulang
A A A
Sindonews.com - Ratusan neraca dan timbangan yang digunakan para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Tulungagung mengalami pergeseran ukuran. Sebagai upaya menciptakan iklim berniaga yang adil dan tidak merugikan konsumen, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur mewajibkan tera ulang.

"Sesuai data ada sebanyak 137 perangkat neraca yang wajib ditera ulang. Jumlah ini lebih besar dari tahun 2012 yang hanya 133," ujar Kasiadi selaku Penera Muda Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur kepada wartawan, Kamis (18/7/2013).

Ada beragam jenis piranti timbangan yang ada di masyarakat. Di antaranya timbangan centisimal, meja, dacinlogam, elektronik, neraca emas, dan obat.

Sesuai perangkat kalibrasi tera ulang, untuk timbangan meja rata-rata terjadi pergeseran (kurang dan lebih) seberat 1-3 ons. Sedangkan timbangan centisimal perubahan mencapai satu hingga 3 Kg. Untuk neraca kecil sudah sesuai pakem. Secara matematis kemungkinan bergeser lebih kecil. "Di dunia niaga, selisih berat timbangan secara ekonomis akan mendatangkan kerugian," terangnya.

Karenanya, sesuai ketentuan yang berlaku, tera ulang bersifat wajib. Untuk satu unit timbangan centisimal ongkos yang dikenakan Rp15 ribu. Kemudian neraca Rp20 ribu dan timbangan meja dan dacinlogam sebesar Rp5.000. Bagi yang tidak melakukan tera ulang, sesuai UU No 2 Tahun 1981 terancam denda Rp 1juta dan kurungan satu tahun.

Selain itu, mengacu Perda No 1 Tahun 2012 Tentang Pajak Tera Ulang, yang bersangkutan juga diancam denda Rp50 juta serta kurungan satu tahun penjara. "Rencananya kita seminggu di Tulungagung. Selain di Kecamatan Kauman, juga akan di Kecamatan lain," jelasnya.

Menanggapi hal ini, aktivis sosial Tulungagung, Imam Ma'ruf meminta pemerintah untuk secara tegas menegakkan regulasi tera ulang. "Sebab faktanya tidak sedikit pelaku usaha menghindari kewajiban itu," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tera dan Tera Ulang...
Tera dan Tera Ulang Timbangan Akan Dijadikan Retribusi di Pangandaran
Datangi TPBS Pasar Tagog,...
Datangi TPBS Pasar Tagog, Petugas Metrologi Targetkan 1.400 Pedagang Tera Ulang
Jalin Kerja Sama dengan...
Jalin Kerja Sama dengan Kemendag, PGN Pastikan Meter Gas Akurat
2 Tersangka Korupsi...
2 Tersangka Korupsi Retribusi Tera Kembalikan Uang Negara Rp1,1 Miliar
YLKI dan Pertamina Uji...
YLKI dan Pertamina Uji Tera Alat Ukur BBM Kawal Liburan Nataru
Evercoss Tera Harga...
Evercoss Tera Harga Rp1,1 Juta Bawa Layar Lebar untuk Belajar Online Nyaman
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
2 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
2 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
3 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
3 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
3 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
3 jam yang lalu
Infografis
Selalu Kalah Lawan Rusia,...
Selalu Kalah Lawan Rusia, Barat Berpikir Ulang Dukungan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved