Perajin sarung tenun kebanjiran order

Sabtu, 20 Juli 2013 - 16:16 WIB
Perajin sarung tenun...
Perajin sarung tenun kebanjiran order
A A A
Sindonews.com - Ramadan dan Lebaran menjadi bulan berkah bagi para perajin sarung tenun tradisional di berbagai daerah Indonesia. Tak terkecuali, perajin asal ‘Kota Santri’ Jombang, Jawa Timur.

Memasuki pertengahan Ramadan, mereka sudah kebanjiran order. Pesanan naik hingga tiga sampai empat kali lipat. Namun, karena sulitnya tenaga kerja, tak semua pesanan dapat terpenuhi.

“Di era seperti sekarang, mencari karyawan yang mau bekerja sebagai penenun tradisional sangat sulit,” kata Sugeng Riyadi, perajin sarung tenun asal Desa Plumbon Gambang, Kecamatan Gudo.

Sugeng mengaku sudah hampir 10 tahun menggeluti usaha sarung tradisional tersebut. Sampai sekarang, pasar sarung tenun tradisional masih terbuka lebar. Bahkan, perajin sering kewalahan melayani pesanan, terutama di momen Ramadan seperti sekarang.

“Penyebabnya bukan karena kesulitan modal, tapi jumlah orang yang mau bekerja menjadi penenun tradisional semakin langka,” ujarnya.

Sugeng mengungkapkan, selama ini dirinya hanya dapat memproduksi rata-rata 300 lembar sarung per bulan. Namun, dengan jumlah karyawan sebanyak sembilan orang, kapasitas produksi hanya dapat ditingkatkan sekitar 400 lembar sarung.

“Berbeda dengan sarung biasa, sarung tenun tradisional peminatnya masih tinggi. Karena sarung ini memiliki keunggulan, di antaranya lebih lembut dan awet,” katanya.

Untuk mengatasi sulitnya mencari tenaga kerja, Sugeng sudah berkali-kali melatih warga untuk direkrut menjadi karyawannya. Namun, rata-rata mereka tak bisa bertahan lama.

Sugeng belum bisa mengekspor sarung produksinya ke luar negeri karena untuk pasar lokal saja belum terpenuhi. Dia berharap, pemerintah turun tangan membantu perajin melestarikan sarung tenun tradisional karena pasar di dalam dan diluar negeri masih sangat luas.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perajin Tahu Tempe Minta...
Perajin Tahu Tempe Minta Subsidi Kedelai Diperpanjang hingga Desember, Ini Alasannya
Perajin Tahu dan Tempe...
Perajin Tahu dan Tempe di Wilayah Penyangga DKI Pertanyakan Subsidi Kedelai
Pastikan Ketersediaan...
Pastikan Ketersediaan Kedelai Aman, Mentan Syahrul Yasin Limpo Tinjau Produksi Tahu di Jakarta
Sandiaga Uno Wujudkan...
Sandiaga Uno Wujudkan Impian Perajin Batik Ecoprint di Klaten
Tahun Politik, Dirut...
Tahun Politik, Dirut Bulog Wanti-wanti Perajin Tahu Tempe Jangan Dipolitisasi
Sempat Mogok Produksi,...
Sempat Mogok Produksi, Perajin Tempe Surabaya Kini Andalkan Dua Siasat
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
37 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved