DPR minta jalan tol mulus sebelum H-7 Lebaran
Minggu, 21 Juli 2013 - 15:08 WIB
DPR minta jalan tol mulus sebelum H-7 Lebaran
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi V DPR RI mendesak operator jalan tol, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) maupun pengelola tol lain di Pulau Jawa untuk segera menyelesaikan seluruh perbaikan jalan tol sebelum H-7 Lebaran.
Anggota Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengungkapkan, masih banyak jalan tol di sepanjang Pulau Jawa yang masih dalam perbaikan karena rusak. Sampai saat ini beberapa jalan tol yang menjadi jalur utama mudik masih dalam perbaikan, seperti jalan Tol Merak-Jakarta, Cikampek dan KM 126 Purbaleunyi serta beberapa titik rest area yang rusak sering menyebabkan kemacetan.
"Karena itu, kami minta kepada PT Jasa Marga dan pengelola ruas tol lainnya yang beroperasi di Pulau Jawa untuk menyelesaikan perbaikan jalan sebelum H-7 Lebaran," kata Yudi dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (21/7/2013).
Menurut Yudi, perbaikan jalan tol mutlak dilakukan sebagai pemenuhan Standar Pelayanan Mininum (SPM) yang wajib dilakukan oleh para pengelola jalan tol. Dia berharap tidak ada lagi masyarakat pengguna jalan tol yang dirugikan karena tidak terpenuhinya SPM.
"Karena sudah membayar, hak pengguna jalan tol untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan SPM dan berhak menuntut kerugian kepada pengelola Jalan Tol yang tidak memenuhi SPM," tegas Yudi.
Seperti diketahui, menghadapi Lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah yang tinggal tiga pekan lagi, jalur-jalur utama angkutan Lebaran di Pulau Jawa, termasuk sejumlah jalan tol masih dalam kondisi rusak dan belum selesai diperbaiki. Selain akan mengganggu kenyamanan pemudik, kerusakan jalan ini juga berpotensi menimbulkan kemacetan.
Anggota Komisi V DPR RI Yudi Widiana Adia mengungkapkan, masih banyak jalan tol di sepanjang Pulau Jawa yang masih dalam perbaikan karena rusak. Sampai saat ini beberapa jalan tol yang menjadi jalur utama mudik masih dalam perbaikan, seperti jalan Tol Merak-Jakarta, Cikampek dan KM 126 Purbaleunyi serta beberapa titik rest area yang rusak sering menyebabkan kemacetan.
"Karena itu, kami minta kepada PT Jasa Marga dan pengelola ruas tol lainnya yang beroperasi di Pulau Jawa untuk menyelesaikan perbaikan jalan sebelum H-7 Lebaran," kata Yudi dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (21/7/2013).
Menurut Yudi, perbaikan jalan tol mutlak dilakukan sebagai pemenuhan Standar Pelayanan Mininum (SPM) yang wajib dilakukan oleh para pengelola jalan tol. Dia berharap tidak ada lagi masyarakat pengguna jalan tol yang dirugikan karena tidak terpenuhinya SPM.
"Karena sudah membayar, hak pengguna jalan tol untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan SPM dan berhak menuntut kerugian kepada pengelola Jalan Tol yang tidak memenuhi SPM," tegas Yudi.
Seperti diketahui, menghadapi Lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah yang tinggal tiga pekan lagi, jalur-jalur utama angkutan Lebaran di Pulau Jawa, termasuk sejumlah jalan tol masih dalam kondisi rusak dan belum selesai diperbaiki. Selain akan mengganggu kenyamanan pemudik, kerusakan jalan ini juga berpotensi menimbulkan kemacetan.
(gpr)
Lihat Juga :