Angka kemiskinan masih menumpuk di pedesaan

Senin, 22 Juli 2013 - 21:17 WIB
Angka kemiskinan masih...
Angka kemiskinan masih menumpuk di pedesaan
A A A
Sindonews.com - Angka kemiskinan terus menurun seiring dengan petumbuhan ekonomi dan diperkirakan akan mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pada kisaran 5-6 persen pad 2014.

"Namun tampaknya masih memerlukan kerja keras untuk mencapai target pada kisaran 8-10 persen pada 2014. Karena ternyata kemiskinan masih menumpuk di pedesaan," kata Manager Proyek Penguatan Tata Kelola Pemerintah Provinsi (PGSP), Mellyana Frederika mengatakan, dalam rilisnya, Senin (22/7/2013).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2009, tingkat kemiskinan di pedesaan mencapai 17,35 persen dari jumlah penduduk di pedesaan. Sementara, di perkotaan sebesar 10,72 persen.

Sementara, pada 2012 dilaporkan bahwa tingkat kemiskinan pedesaan turun menjadi 14,7 persen dari jumlah penduduk di pedesaan, sedangkan di perkotaan turun menjadi 8,6 persen.

Hasil evaluasi awal pelaksanaan RPJMN periode 2010-2014 ini juga menemukan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi masih berpusat di pulau Jawa dan Sumatera, ternyata muncul kekuatan ekonomi baru (emerging economy) yakni Sulawesi dan Kalimantan.

Pihaknya memprediksi kekuatan-kekuatan baru yang lain akan bermunculan apabila Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) terlaksana sesuai harapan.

Pada 2009, kontribusi Sulawesi terhadap PDB mencapai 4,72 persen, dan pada 2011 naik menjadi 4,87 persen. Kendati mengalami sedikit penurunan, Kalimantan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PDB, yakni sebesar 8,63 persen pada 2009 dan 8,46 persen pada 2011.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
5 menit yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved