Harga minyak dunia tertekan data PMI China

Rabu, 24 Juli 2013 - 17:52 WIB
Harga minyak dunia tertekan...
Harga minyak dunia tertekan data PMI China
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan dunia hari ini lebih rendah, setelah data manufaktur China buruk menjelang rilis stok energi Amerika Serikat (AS).

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September, turun 69 sen menjadi USD107,73 per barel pada perdagangan London. Sementara kontrak utama New York, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, turun 15 sen menjadi USD107,08 per barel.

Raksasa perbankan global, HSBC melaporkan, indeks pembelian manajer (purchasing managers index/PMI) awal China berada di level terendah dalam 11 bulan, sebesar 47,7 poin pada Juli, turun dari 48,2 poin pada bulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan kontraksi. Sementara pembacaan akhir akan dirilis awal bulan depan.

"Data PMI China negatif memiliki efek merendam harga minyak," kata Jason Hughes, kepala perdagangan-penjualan CMC Markets, Singapura, seperti dilansir AFP, Rabu (24/7/2013).

"Pedagang juga mengamati dengan seksama data PMI Eropa dan tempat lain sebagai petunjuk permintaan global," ujarnya.

Investor saat ini memantau rilis mingguan stok minyak mentah AS dari Departemen Energi. Di mana American Petroleum Institute memperkirakan persediaan turun 1,44 juta pada pekan yang berakhir 19 Juli, sebagai sinyal permintaan menguat di tengah musim liburan warga AS.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
1 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
2 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
2 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved