Semester I/2013, SMGR raup laba bersih Rp2,58 T

Senin, 29 Juli 2013 - 18:32 WIB
Semester I/2013, SMGR...
Semester I/2013, SMGR raup laba bersih Rp2,58 T
A A A
Sindonwes.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada semester I/2013. Laba bersih mencapai Rp2,58 triliun atau Rp436 per saham atau meningkat 22,9 persen dari periode yang sama 2012.

Pertumbuhan laba bersih SMGR sejalan dengan pencapaian pendapatan yang tercatat sebesar Rp11,4 trilliun atau meningkat 31,9 persen dibanding periode sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp8,6 trilliun.

Pendapatan tersebut didukung total volume penjualan semen yang tercatat sebesar 12,23 juta ton atau meningkat 18,3 persen dibanding periode sama tahun lalu sebesar 10,32 juta ton. Di mana penjualan tersebut terdiri dari volume penjualan dalam negeri sebesar 12,14 juta ton meningkat 18 persen dan penjualan ekspor sebesar 90 ribu ton meningkat 170 persen.

Sementara, volume penjualan semen nasional industri tumbuh 7,5 persen menjadi 27,83 juta ton dibanding periode sebelumnya yang tercatat sebesar 25,89 juta ton.

Direktur Utama SMGR, Dwi Soetjipto mengatakan, peningkatan penjualan SMGR yang melampaui pertumbuhan industri didukung beroperasinya Pabrik Tuban IV dan Tonasa V dan semakin solidnya sinergi khususnya di bidang marketing dan distribusi Semen Indonesia Group. Sehingga market share domestik perseroan menjadi 43,6 persen dari tahun lalu 40,9 persen.

"Kami mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada semester I/2013. Kami juga akan terus memperluas pasar dari tahun ke tahun," ujar Dwi dalam keterangan rilisnya di Jakarta, Senin (29/7/2013).

Menurutnya, sebagian besar pendapatan perseroan berasal dari pasar dalam negeri sebesar Rp10,91 triliun atau setara dengan 95,53 persen dari total pendapatan semester 1/2013 atau meningkat 26,42 persen dibandingkan posisi penjualan periode sama tahun lalu Rp8,63 triliun.

Dari pasar dalam negeri, komposisi pendapatan SMGR yang berasal dari pelanggan di Jawa dan luar Jawa hampir imbang. Pada semester I/2013, pasar Jawa menyumbang pendapatan senilai Rp5,72 triliun (52,43 persen dari total penjualan domestik). Sedangkan konsumen luar Jawa berkontribusi terhadap pendapatan sebesar Rp5,19 triliun atau sebesar 47,57 persen dari total penjualan domestik.

Selain mempertahankan dominasi di pasar dalam negeri, perseroan terus berupaya menggenjot penjualan ke pasar luar negeri, terutama negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Sepanjang Januari-Juni 2013, SMGR berhasil mencatatkan pendapatan di pasar luar negeri sebesar Rp511,64 miliar. Jumlah ini melonjak hampir 170 persen dibandingkan penjualan luar negeri semester I/2012 yang hanya Rp30,34 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved