CMNP tunda terbitkan obligasi Rp1,2 T
Rabu, 31 Juli 2013 - 09:51 WIB
CMNP tunda terbitkan obligasi Rp1,2 T
A
A
A
Sindonews.com - Emiten pengelola jalan tol, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) terpaksa menunda penerbitan surat utang (obligasi) sebesar Rp1,2 triliun karena kondisi pasar yang tidak stabil.
Direktur Keuangan Citra Marga Nusaphala Persada, Indrawan Sumantri mengatakan bahwa pesreroan pada awal tahun ini memang berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp1,2 triliun, yang pendanaannya akan digunakan CMNP untuk pengembangan bisnis inti, yaitu pengelolaan jalan tol.
"Kemungkinan tahun ini berat, diundur tahun depan pada semester I/2014, masih dengan target dana Rp1,2 triliun karena iklim ekonomi tahun ini tidak memungkinkan," kata Indrawan saat menghadiri buka puasa bersama di kantor CMNP, Jakarta, Selasa (30/7/2013) malam.
Menurut dia, keputusan penundaaan aksi korporasi tersebut telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan perseroan belum lama ini.
"Rencana kita terbitkan obligasi pada dasarnya tidak terkait dengan pembelian perusahaan untuk membeli Bank Mutiara dan saham Merpati, tapi untuk core bisnis jalan tol," tambahnya.
Dia menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk sejumlah prioritas pengembang usaha perseroan. Diantaranya untuk pembangunan ruas jalan tol Depok-Antasari. Selain itu, pembangunan ruas Serpong-Balaraja dan terakhir untuk pelebaran jalan di ruas tol Jakarta Intra Urbans Toll (JIUT) di hampir seluruh ruas tol milik CMNP.
"Kita memberikan solusi total untuk pengembangan usaha core bisnis, diantaranya untuk studi desain grafik, investasi dan segalanya," pungkasnya.
Direktur Keuangan Citra Marga Nusaphala Persada, Indrawan Sumantri mengatakan bahwa pesreroan pada awal tahun ini memang berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp1,2 triliun, yang pendanaannya akan digunakan CMNP untuk pengembangan bisnis inti, yaitu pengelolaan jalan tol.
"Kemungkinan tahun ini berat, diundur tahun depan pada semester I/2014, masih dengan target dana Rp1,2 triliun karena iklim ekonomi tahun ini tidak memungkinkan," kata Indrawan saat menghadiri buka puasa bersama di kantor CMNP, Jakarta, Selasa (30/7/2013) malam.
Menurut dia, keputusan penundaaan aksi korporasi tersebut telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan perseroan belum lama ini.
"Rencana kita terbitkan obligasi pada dasarnya tidak terkait dengan pembelian perusahaan untuk membeli Bank Mutiara dan saham Merpati, tapi untuk core bisnis jalan tol," tambahnya.
Dia menambahkan, dana tersebut akan digunakan untuk sejumlah prioritas pengembang usaha perseroan. Diantaranya untuk pembangunan ruas jalan tol Depok-Antasari. Selain itu, pembangunan ruas Serpong-Balaraja dan terakhir untuk pelebaran jalan di ruas tol Jakarta Intra Urbans Toll (JIUT) di hampir seluruh ruas tol milik CMNP.
"Kita memberikan solusi total untuk pengembangan usaha core bisnis, diantaranya untuk studi desain grafik, investasi dan segalanya," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :