Inflasi akibat pangan di luar dugaan Menkeu

Jum'at, 02 Agustus 2013 - 15:53 WIB
Inflasi akibat pangan...
Inflasi akibat pangan di luar dugaan Menkeu
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan M Chatib Basri mengaku, komponen utama pembentuk besaran inflasi Juli 2013 adalah pangan dengan besaran 0,88 persen di luar dugaannya.

Dia mengakui faktor pangan berbeda dengan ekspektasisi inflasi dari kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). "Dari 3,29 persen inflasi, 0,88 persen merupakan kontribusi dari makanan. Efek kenaikan harga BBM hanya dua koma sekian persen atau persis seperti yang diduga. Yang enggak terduga itu makanan," ujarnya di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Chatib mengutarakan, pasokan impor masih membutuhkan waktu, karena impor baru dilakukan beberapa minggu lalu. "Sehingga barang baru datang sekarang-sekarang ini. Agustus masih relatif tinggi walaupun tidak setinggi Juli. September balik ke normal sehingga konsumsi rumah tangga sudah stabil September," jelasnya.

Untuk menekan inflasi, Chatib mengaku tidak berharap pada pertumbuhan investasi, tapi dia merasa konsumsi rumah tangga yang harus ditingkatkan adalah salah satu cara untuk menekan inflasi.

"Dari sisi governance spending di bulan Juli kemarin kita keluarkan gaji ke 13 untuk dorong pengeluaran pemerintah di kuarter 3 juga untuk tingkatkan konsumsi belanja untuk masyarakat," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
35 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
47 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved