Obligasi Italia dan Spanyol naik untuk pekan ketiga

Sabtu, 03 Agustus 2013 - 14:14 WIB
Obligasi Italia dan...
Obligasi Italia dan Spanyol naik untuk pekan ketiga
A A A
Sindonews.com - Obligasi pemerintah Italia dan Spanyol naik untuk pekan ketiga setelah laporan produksi pabrik di kawasan euro diperluas untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

Dilansir dari Bloomberg, Sabtu (3/8/2013), efek 10 tahun Italia diperpanjang kemenangan mingguan sejak Mei, setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Mario Draghi mengatakan, indikator ekonomi wilayah ini menunjukkan masa resesi buruk terpanjang yang pernah ada.

Obligasi Italia menguat, bahkan setelah pengadilan negara meyakinan bahwa mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi terlibat kasus penipuan pajak, mengancam stabilitas koalisi berkuasa.

Secara rinci, yield 10 tahun Italia turun 15 basis poin, atau 0,15 persen poin, pekan ini ditutup pada 4,25 persen, level terendah sejak 19 Juni. Obligasi 4,5 persen jatuh tempo pada Mei 2023 naik 1.155, atau 11,55 euro per 1.000 euro (USD1,327), jumlah wajah untuk 102,29 euro.

Menurut Bloomberg World Bond Index, obligasi Italia kembali ke 3,3 persen tahun ini melalui 1 Agustus. Spanyol sekuritas naik 6,3 persen, sementara obligasi Jerman turun 1,3 persen.

Seperti diketahui indeks manufaktur kawasan euro berdasarkan survei terhadap indeks manajer pembelian (PMI) naik menjadi 50,3 poin pada Juli, melebihi 50 untuk pertama kalinya sejak Juli 2011 (survei Markit Economics).

"Indikator keyakinan telah menunjukkan beberapa perbaikan lebih lanjut dari tingkat rendah dan sementara mengkonfirmasi harapan stabilisasi kegiatan ekonomi," ujar Draghi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Negara di Eropa dengan...
10 Negara di Eropa dengan Pertumbuhan Ekonomi Terbesar
Ekonom Ingatkan 3 Risiko...
Ekonom Ingatkan 3 Risiko Kenaikan Inflasi di Eropa Terhadap Ekonomi RI
Uni Eropa Fokus Pemulihan...
Uni Eropa Fokus Pemulihan Ekonomi Pasca-Pandemi
Ekonomi Kurang Kompetitif,...
Ekonomi Kurang Kompetitif, Macron: Uni Eropa Bisa Mati
Daftar 10 Ekonomi Terbesar...
Daftar 10 Ekonomi Terbesar di Eropa Usai Diuji Perang Rusia Ukraina
Mengapa Jerman Dijuluki...
Mengapa Jerman Dijuluki sebagai The Sickman of Europe?
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
56 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
58 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved