Pertamina kebut pemasangan alat pengendali BBM subsidi

Selasa, 13 Agustus 2013 - 17:50 WIB
Pertamina kebut pemasangan...
Pertamina kebut pemasangan alat pengendali BBM subsidi
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan pemasangan alat Radio Frequency Identification (RFID) sebagai alat monitoring pengendalian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara bertahap dipercepat sehingga beroperasi pada September mendatang.

"Ada beberapa tahap yang harus dilalui. Tapi waktunya (target penyelesaian) tidak berubah," tutur Direktur Utama Karen Agustiawan di sela halal bihalal di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta, Selasa (13/8/2013).

Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya menambahkan, bulan September RFID ditargetkan sudah beroperasi di seluruh Jabodetabek. Adapun saat ini pemasangan diprioritaskan untuk kendaraan BUMN setelah itu target pemasangan RFID sudah tersedia di semua SPBU di Jakarta. "Untuk SPBU, Agustus selesai semua di DKI sebanyak 274 SPBU," kata Hanung.

Menurut dia, setelah seluruh SPBU Jabodetabek menyediakan RFID tag kemudian terpasang di seluruh kendaraan maka pemasangan itu akan merambah ke daerah-daerah lain, khususnya di Kalimantan. Lantaran Kalimantan merupakan sektor pertambangan yang banyak menggunakan BBM sehinggan perlu adanya pemasangan RFID lebih cepat.

"Saat ini di beberapa SPBU sudah bisa dipasang. Nanti kita umumkan lokasi mana saja yang bisa dan ini gratis," tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi mengatakan, pengusaha SPBU siap mensukseskan pemasangan RFID. Bahkan dari awal rencana perkumpulan pengusaha SPBU ini sudah menyatakan kesiapannya memasang RFID di kendaraan.

"Dari awal kan sudah siap sedia. Cuma karena ini tertunda kelanjutannya saya belum bisa liat," singkatnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
19 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Ojol Dipastikan Dapat...
Ojol Dipastikan Dapat Subsidi BBM, Taksi Online Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved