Survei harga pasar naik, upah buruh harus naik

Rabu, 14 Agustus 2013 - 16:54 WIB
Survei harga pasar naik,...
Survei harga pasar naik, upah buruh harus naik
A A A
Sindonews.com - Akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat para buruh menuntut kenaikan upah minimum 50 persen. Menurut Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) hal itu masuk akal lantaran harga kebutuhan pokok naik lebih dari seratus persen.

Sekretaris FSPMI Depok Wido Pratikno mengatakan sebelum pemerintah menentukan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL), maka akan dilakukan survei pasar terlebih dahulu. Ternyata, kata Wido, hasil survei pasar tahun ini jauh lonjakannya dibanding tahun lalu.

"Daya belinya menurun, saya kasih gambaran, survei pasar harga daging tahun lalu masih Rp75 ribu, kemarin lebaran saja tembus Rp100 ribu hingga Rp130 ribu, sebelum lebaran saja harga sudah tinggi. Begitu juga dengan harga beras, survei tahun lalu masih di harga Rp6.500 per liter, sekarang sudah Rp8.000 per liter. Belum lagi telur, harga survei tahun lalu masih Rp15 ribu, sekarang Rp22 ribu," ujar dia kepada Okezone di Depok, Selasa (14/08/2013).

Tak hanya harga kebutuhan pokok, Wido juga mengungkapkan bahwa harga kontrakan rumah akibat kenaikan harga BBM juga naik 30-50 persen. Ia pun meyakini bahwa pengusaha akan melakukan penyesuaian harga dengan menaikkan harga penjualan produk.

"Makanya buruh suarakan itu. Pengusaha pasti lakukan balancing. Pengusaha akan jual barang naik harganya, itu otomatis. Sudah pasti," katanya.

Ia menyebutkan belum lagi kenaikan harga paling fantastis terjadi pada harga cabai dan bawang. "Pemerintah seharusnya kalau upah maunya enggak naik, harus sesuai real dengan keadaan kami di bawah," tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved