PDB Hong Kong Q2 meningkat 3,3%

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 18:44 WIB
PDB Hong Kong Q2 meningkat...
PDB Hong Kong Q2 meningkat 3,3%
A A A
Sindonews.com - Ekonomi Hong Kong pada kuartal kedua (Q2) 2013 year-on-year (yoy) tumbuh moderat, dengan permintaan domestik dan pertumbuhan ekonomi China daratan mengimbangi pelemahan dari Barat.

Produk domestik bruto (PDB) Hong Kong tumbuh 3,3 persen dalam tiga bulan yang berakhir 30 Juni, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari revisi pertumbuhan kuartal sebelumnya 2,9 persen.

Data resmi pertumbuhan mengalahkan prediksi tujuh ekonom yang disurvei Dow Jones Newswire, yang memperkirakan pertumbuhan 3,0 persen.

Permintaan domestik, faktor kunci ekonomi Hong Kong tetap kuat dengan konsumsi swasta pada kuartal kedua naik 4,2 persen, karena permintaan tinggi dari pengunjung China daratan. Sementara tingkat pengangguran berada di angka 3,3 persen.

Namun, lingkungan eksternal masih menantang, di mana pasar negara maju lamban dan pasar Asia memiliki kinerja campuran, memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan moderat sebesar 6,2 persen pada total ekspor barang (2,6 persen lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya).

"Ke depan, ekonomi global kemungkinan akan terus berkembang pada kecepatan moderat," tegas ekonom pemerintah Andrew Au, seperti dilansir dari AFP, Jumat (16/8/2013).

Au mengatakan, bahwa perekonomian China harus menjadi kekuatan penyeimbang untuk daerah. "Ekonomi daratan tumbuh 7,5 persen pada kuartal kedua, masih mengungguli negara besar lainnya, dan harus terus menjadi kekuatan stabilisasi penting di kawasan," jelasnya.

Hong Kong menaikkan prediksi mereka dalam pertumbuhan ekonomi menjadi 2,5-3,5 persen dari 1,5-3,5 persen pada perkiraan sebelumnya, dengan pertimbangan berkurangnya risiko penurunan ekonomi global.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Strategi Pemulihan...
5 Strategi Pemulihan Ekonomi ASEAN dari Dampak Covid-19
Ekonomi Asia Mulai Bangkit,...
Ekonomi Asia Mulai Bangkit, Bagaimana dengan Indonesia?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
China Conference: Southeast...
China Conference: Southeast Asia 2026 Perkuat Peran Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Regional
IMF: Jika Ekonomi Global...
IMF: Jika Ekonomi Global Terbelah, Asia Jadi Pecundang Terbesar
Tarif Trump Pukul Ekonomi...
Tarif Trump Pukul Ekonomi Asia, Siapa Paling Parah?
Berita Terkini
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
28 menit yang lalu
Bahlil Pastikan Warga...
Bahlil Pastikan Warga Terdampak Proyek Blok Masela Bakal Dapat Ganti Untung
40 menit yang lalu
Pupuk Kaltim Perkuat...
Pupuk Kaltim Perkuat Green and Smart Port, Dukung Daya Saing Industri dan Logistik
1 jam yang lalu
Prabowo Merasa Berutang...
Prabowo Merasa Berutang ke Warga Maluku saat Resmikan LNG Abadi Masela: Janji Dibayar
1 jam yang lalu
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
1 jam yang lalu
5 Negara Pengirim Modal...
5 Negara Pengirim Modal Terbesar ke Indonesia, Ini Rajanya dalam 10 Tahun Terakhir
1 jam yang lalu
Infografis
Kasus Curanmor Meningkat...
Kasus Curanmor Meningkat di Bulan Ramadan, Ini Cara Pencegahannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved