Bensin premium di Siberut tembus Rp20 ribu/liter

Selasa, 20 Agustus 2013 - 12:31 WIB
Bensin premium di Siberut...
Bensin premium di Siberut tembus Rp20 ribu/liter
A A A
Sindonews.com - Kendati harga premium yang ditetapkan pemerintah saat ini Rp6.500 per liter, namun harga premium di pedalaman Pulau Siberut di Dusun Ugai, Desa Madobak, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mencapai Rp20 ribu per liter.

Raymundus, warga Dusun Ugai mengatakan, mahalnya harga premium atau bensin sangat menyulitkan mereka. Apalagi kenaikan itu disertai naiknya harga kebutuhan pokok dan jarak ke daerah tersebut menempuh waktu dua jam untuk jalan darat. Itu pun jalan berlumpur dan licin, jika melalui transportasi sungai bisa tembus empat sampai enam jam dengan perahu mesin.

"Jika persediaan banyak, harga berkisar Rp17 ribu per liter. Namun jika stok bensin sudah menipis, harga langsung dilambungkan penjual eceran hingga Rp20 ribu per liter. Itu terjadi di Dusun Madobak, Matotonan dan Silak Oinan, tingginya harga tersebut kehidupan ekonomi kami makin tercekik," terangnya, Selasa (20/8/2013).

Menurutnya, mereka merasa keberatan dengan harga yang sangat mahal itu. "Bagi kami ekonomi rendah ini sangat sulit untuk membeli," ujarnya.

Dia berharap pemerintah mengawasi harga BBM dengan ketat, sehingga mereka yang ekonominya pas-pasan tidak semakin terjepit.

Sementara, Camat Siberut Selatan, Tambunan Lumban Raja yang dikonfirmasi perihal mahalnya harga premium itu menganggap wajar. Karena yang dijual di pedalaman Siberut itu bukan premium subsidi namun jatah industri.

"BBM yang dijual di hulu bukan subsidi namun industri yang harganya Rp15 ribu per liter yang masuk secara ilegal. Sementara kalau yang disubsidi harga eceran yang ditetapkan di Siberut Rp8.500 per liter untuk di wilayah tersebut," katanya.

Menurut dia, peredaran BBM Industri di hulu disebabkan pasokan BBM subsidi belum memenuhi kuota riil kebutuhan masyarakat. Dia juga mengatakan, BBM yang masuk ke Siberut Selatan hanya 40 ton per bulan, sementara konsumen ada di tiga kecamatan, yakni Siberut Tengah, Siberut Barat Daya dan Siberut Selatan.

"Jadi ketika BBM bersubsidi habis, yang dijual jatah industri sehingga harga menjadi mahal," ujarnya.

Dia mengungkapkan, Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet belum memberikan surat ederan terkait harga eceran tertinggi (Het). "Kita menduga ada penyusup memasukkan BBM ilegal tanpa izin lewat Saibi, Katurei kemudian dibawa ke Muara Siberut, contohnya di Muara Siberut saja harga bensin satu liter Rp15.000," ujar Lumban.

Pihaknya mengaku belum bisa mengambil sikap, karena Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Mentawai belum memutuskan soal Het. "Kalau surat edaran bupati sudah keluar, kita akan mengundang Muspika termasuk yang memiliki wewenang untuk menertibkan harga BBM tersebut. Jadi sekarang kita tidak punya landasan penertiban itu," katanya.

Lumban mengarakan, seharusnya pihak pangkalan memberikan sanksi kepada penjual minyak subsidi dengan harga tinggi, dengan cara memutus hubungan kerja dengan pengecer.

"Selanjutnya pangkalan juga memperbolehkan masyarakat untuk membeli minyak di tempatnya agar masyarakat bisa menjangkau dengan harga lebih rendah, yang jelas kita akan upayakan terus mengatasi masalah ini," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Kenaikan BBM Mendadak,...
Kenaikan BBM Mendadak, SPBU di Gunungkidul Pilih Tutup hingga Mesin Disesuaikan Harga
Harga BBM Naik, Isi...
Harga BBM Naik, Isi Tangki Full City Car Honda Brio Butuh Setengah Juta Rupiah
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
9 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
33 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved