Kadin minta pemerintah tunda penarikan pajak UKM

Selasa, 20 Agustus 2013 - 15:22 WIB
Kadin minta pemerintah...
Kadin minta pemerintah tunda penarikan pajak UKM
A A A
Sindonews.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat meminta pemerintah menunda penarikan pajak sebesar 1 persen bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang beromzet Rp1-Rp4,8 miliar per tahun.

Pajak 1 persen yang mulai berlaku pada Agustus tahun ini, cukup membebani pelaku usaha di Jawa Barat (Jabar) di tengah ancaman penurunan daya beli masyarakat pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada Juni lalu.

"Kami minta pemerintah menunda penarikan pajak bagi pelaku UKM sampai awal 2014. Penarikan pajak mulai Agustus ini, cukup memberatkan pelaku usaha," kata Wakil Ketua Kadin Jabar Bidang KUMKM, Iwan Gunawan di Bandung, Selasa (20/8/2013).

Menurutnya, usulan penundaan penarikan pajak UKM mempertimbangkan keberlangsungan usaha pada semester II/2013. Di mana, pelaku usaha harus menghadapi ancaman penurunan daya beli setelah pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Penurunan daya beli akan berpengaruh terhadap omzet bisnis.

"Bagaimana kami akan membayar, apabila kondisi bisnis kurang menguntungkan. Apalagi, sejak awal tahun secara bertubi-tubi, pelaku usaha mendapat gempuran kebijakan yang kurang menguntungkan kami," pungkas Iwan.

Penundaan pajak sampai awal 2014 akan memberi waktu bagi pelaku UKM mempersiapkan dana pajak, dengan harapan kondisi ekonomi terus membaik.

Sebagaimana diketahui, mulai Agustus 2013 ini, pemerintah mulai menarik pajak penghasilan sebesar 1 persen bagi pelaku UKM dengan omzet Rp1-Rp4,8 miliar per tahun.

Sebagai simulasi, apabila pelaku UKM memiliki penghasilan Rp1 miliar per tahun, maka akan terkena pajak sekitar Rp10 juta per tahun. Atau sekitar Rp840 ribu per bulan.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved