Investasi hutan mulai diminati warga Malang

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 17:58 WIB
Investasi hutan mulai...
Investasi hutan mulai diminati warga Malang
A A A
Sindonews.com - Bentuk investasi model baru berupa tanah sekaligus hutan jati sedang digandrungi warga Malang. Seperti yang sedang dipamerkan salah satu pengembang yang menawarkan bisnis dan ternyata mampu menarik konsumen tiga kali lipat dari target yang ditetapkan selama satu pekan terakhir.

Menurut mareketing PT Harfam Jaya Makmur, Peter Prasetyo, investasi yang ditawarkan memiliki berbagai paket seperti halnya investasi dalam hal properti. Calon pembeli dapat memilih harga paket dengan harga yang berbeda tergantung luasan tanah, jumlah pohon yang ditanam.

Bahkan, perusahaan yang memiliki sekitar 1.600 hektare lahan di wilayah Situbondo dan Bondowoso ini mampu menggaet konsumen dengan janji keuntungan yang tinggi sekaligus menunjang misi turut menyelamatkan lingkungan.

"Tidak semua orang bisa mempunyai hutan,“ kata Peter, saat menggelar pameran di salah satu mall di Malang, Jumat (23/8/2013).

Ia mengungkapkan, animo warga Malang untuk berinvestasi jenis ini cukup tinggi. Dari target Rp1,2 miliar selama seminggu, ternyata bisa mencapai pemasukan lebih dari Rp3 miliar.

Menurutnya, harga paket yang ditawarkan mulai dari Rp153 juta untuk 100 pohon jati dengan tanah seluas 1.000 Meter persegi sampai yang paling tinggi dengan harga Rp7,1 miliar untuk luas tanah 8 HA dan 8.000 pohon jati.

Untuk panen baru bisa dilakukan setelah berusia 8 tahun dan pembeli pun mendapatkan Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah yang dibeli. Keuntungan yang dijanjikan pun berlipat, misalnya dengan membayar Rp7,1 miliar untuk paket tertinggi, dalam 8 tahun diproyeksikan pembeli akan mendapatkan keuntungan total Rp120 miliar. "Keuntungan dibagi dua dengan pengelola, PT Harfam," ujarnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
5 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
6 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
8 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
8 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved