Rupiah melemah, pedagang tempe naikkan harga

Senin, 26 Agustus 2013 - 13:41 WIB
Rupiah melemah, pedagang...
Rupiah melemah, pedagang tempe naikkan harga
A A A
Sindonews.com - Para pedagang tempe dan tahu terpaksa menaikkan harga sebagai imbas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Penaikan harga diakui mereka harus dilakukan mengingat harga kedelai yang juga mengalami peningkatan harga.

Salah seorang pedagang tempe dan tahu di Pasar Kanoman, Kota Cirebon, Yanto menyebutkan, sejak tiga hari terakhir harga tempe dan tahu di warungnya telah dinaikkan.

"Sudah tiga hari ini naik, ya mau bagaimana lagi kan kedelainya juga naik harga," ungkap dia, Senin (26/8/2013).

Saat ini, dia menghargai tempe seukuran 40 cm menjadi Rp7.000/buah dari sebelumnya Rp6.000/buah. Sedangkan tempe daun sepanjang sekitar 15 cm, dia naikkan menjadi Rp2.500/buah dari sebelumnya Rp2.000/buah.

Harga yang sama dia berlakukan pula untuk produksi kedelai lainnya yakni tahu. Dia menyebutkan, saat ini harga kedelai menjadi Rp10.000/kg dari sebelumnya Rp7.300/kg.

Meski naik, dia mengaku tak sampai mempengaruhi banyak omzet penjualannya karena sudah memiliki pelanggan tetap. Dia menambahkan, ada juga pembeli yang mempertanyakan kenaikan harga tempe dan tahu tersebut. Namun rata-rata akhirnya memahami situasi yang dihadapi.

"Harapannya sih harga kedelai turun dan normal seperti sebelumnya. Tapi kalau memang tidak bisa, ya sudah," ujar dia.

Terpisah, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar membuat harga kedelai mengalami kenaikan. Bahkan, di sejumlah distributor, stok kacang kedelai mengalami kekosongan.

Bahkan, sejak sepekan terakhir stok kacang kedelai hanya tinggal beberapa karung saja. "Sejak nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, harga kacang kedelai naik," tutur pemilik gudang kacang kedelai, Ani.

Serupa dengan Yanto, dia pun berharap nilai tukar rupiah terhadap dolar segera membaik. Hal itu diakui dia berdampak pada komoditas kedelai yang dijualnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
50 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved