Mandiri target 2.000 nasabah branchless banking

Selasa, 27 Agustus 2013 - 17:40 WIB
Mandiri target 2.000...
Mandiri target 2.000 nasabah branchless banking
A A A
Sindonews.com - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menargetkan dapat menjaring lebih dari 2.000 nasabah yang akan menggunakan layanan branchlesss banking melalui program edukasi layanan branchless banking kepada masyarakat yang belum berbank (unbanked) di Kecamatan Losari, Cirebon.

Selain Cirebon, edukasi layanan bank tanpa cabang itu juga dilakukan di Indramayu, Bandung dan Sumatera Selatan. Pada edukasi tersebut, masyarakat dikenalkan dengan layanan branchless banking yang mempermudah dalam mendapatkan layanan perbankan.

“Kami akan memberikan pemahaman kepada masyarakat dari proses pendaftaran hingga melakukan transaksi perbankan seperti menyetor, menarik dan mentransfer uang,” kata Deputy Regional Manager Kantor Wilayah VI Bank Mandiri Tito Irianto Sutaryo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Menurut Tito, transaksi-transaksi tersebut dapat dilakukan melalui telepon genggam (handphone), terutama transaksi non-tunai, serta dapat juga melalui Unit Perantara Layanan Keuangan (UPLK) atau agen yang ditunjuk secara resmi oleh bank untuk melakukan transaksi secara tunai.

Dia melanjutkan, kegiatan edukasi ini merupakan salah satu bentuk dukungan atas inisiatif Bank Indonesia untuk menguatkan inklusi keuangan, guna memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan sekaligus merealisasikan less cash society.

Berdasarkan data Global Financial Inclusion Index 2012 dari World Bank, baru sekitar 20 persen dari penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun menikmati akses jasa keuangan. Sementara di China dan India masing-masing telah mencapai 64 persen dan 35 persen.

Dia menuturkan, rendahnya layanan keuangan di Indonesia tercermin dari jumlah rekening bank per 1.000 penduduk usia dewasa di Indonesia yang baru mencapai 505. Sedangkan di Malaysia dan Thailand mencapai 2.063 dan 1.449.

“Hal yang sama juga tercermin dari rekening kredit per 1.000 penduduk usia dewasa yang baru mencapai 197 di Indonesia, sementara di Malaysia 964 dan di Thailand 272,” papar Tito.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
DPK Bank Mandiri Taspen...
DPK Bank Mandiri Taspen Tumbuh 8,9% hingga Februari 2024
Bank Mandiri Bukukan...
Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 26,6 triliun di Kuartal II 2024
Besok, Bank Mandiri...
Besok, Bank Mandiri Tetap Buka Layani Nasabah
Bank Mandiri Lanjutkan...
Bank Mandiri Lanjutkan Transformasi Digital di Ulang Tahun ke-23
Perkuat Layanan Digital,...
Perkuat Layanan Digital, Mandiri Jaga Momentum Pertumbuhan
Berita Terkini
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
13 menit yang lalu
Lesca Gadai Premier...
Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
40 menit yang lalu
Pertamina dan Pupuk...
Pertamina dan Pupuk Indonesia Jajaki Kolaborasi Strategis untuk Perkuat Ketahanan Energi dan Pangan Nasional
46 menit yang lalu
AQUA Masih Dominasi...
AQUA Masih Dominasi Penjualan Air Mineral di Berbagai Kota Besar
53 menit yang lalu
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
1 jam yang lalu
Riset Ungkap Pendapatan...
Riset Ungkap Pendapatan Nasabah Mekaar Meningkat, Bukti Pemberdayaan UMKM Efektif
2 jam yang lalu
Infografis
Jadi Target Rudal Houthi,...
Jadi Target Rudal Houthi, Kapal Induk AS Terpaksa Melarikan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved