Ini produk yang status barang mewahnya dihapus

Rabu, 28 Agustus 2013 - 11:59 WIB
Ini produk yang status...
Ini produk yang status barang mewahnya dihapus
A A A
Sindonews.com - Menteri Keuangan (Menkeu), M Chatib Basri menyebut ada beberapa barang yang dihilangkan kategorinya sebagai barang mewah dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 21/2013 tentang Penghapusan PPnBM untuk produk-produk tertentu yang sudah tidak tergolong barang mewah.

Chatib mengatakan, barang-barang tersebut sudah bisa diproduksi dalam negeri dan tujuan penetapan PMK ini untuk memastikan agar tidak terjadi disparitas harga dengan barang impor yang mayoritas barang selundupan.

"Kita sudah bisa produksi dalam negeri dan barang-barang tersebut sudah tidak mewah lagi," kata Chatib di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Rabu (28/8/2013).

Selain itu, Menkeu juga mengutarakan penetapan regulasi ini agar tingkat konsumsi masyarakat dapat ditingkatkan. Terutama menyerap pasar domestik, sehingga nilai tukar rupiah kembali dapat distabilkan.

"Agar lebih terjangkau oleh kalangan yang lebih luas dan diharapkan pasar akan lebih bergairah," pungkas dia.

Beberapa barang yang tidak dikategorikan barang mewah tersebut, pertama, pralatan rumah tangga dengan batasan harga d ibawah Rp5 juta atau Rp10 juta. Kedua, pesawat penerima siaran televisi dengan batasan harga dan ukuran di bawah Rp10juta dan 40 inch.

Ketiga, lanjut dia, lemari pendingin dengan batasan harga di bawah Rp10 juta. Keempat, mesin pengatur suhu udara (AC 1/2 PK) dengan batasan harga di bawah Rp8 juta. Keenam, mesin cuci dan pemanas air dengan batasan harga di bawah Rp5 juta, dan kelima yaitu proyektor dan produksi saniter (produk saringan) dengan batasan harga di bawah Rp10 juta.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Menuntut Reformasi...
Aksi Menuntut Reformasi Pegawai Pajak
Diskon Pajak Mobil Baru...
Diskon Pajak Mobil Baru Berlaku Mulai 1 Maret 2021
Negara yang Kaya Tanpa...
Negara yang Kaya Tanpa Memungut Pajak dari Rakyatnya
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Kapolri: Polri akan...
Kapolri: Polri akan Kawal Kepatuhan Wajib Pajak untuk Bayar Pajak
Adaro Raih Penghargaan...
Adaro Raih Penghargaan Wajib Pajak
Berita Terkini
Mobilitas Makin Hemat:...
Mobilitas Makin Hemat: Nikmati Promo Spesial BRI Kartu Kredit di Aplikasi MyBluebird
16 menit yang lalu
JICT dan Bea Cukai Sinergi...
JICT dan Bea Cukai Sinergi Percepat Penanganan Kontainer Longstay di Pelabuhan
18 menit yang lalu
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
44 menit yang lalu
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
1 jam yang lalu
Tren Liburan Jarak Dekat...
Tren Liburan Jarak Dekat Meningkat, Traveloka Hadirkan Diskon Perjalanan
1 jam yang lalu
Evaluasi Sukses, Perpindahan...
Evaluasi Sukses, Perpindahan Layanan Umrah ke Terminal 2F Dipercepat Jadi 10 Juli!
1 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved