Dahlan: BUMN ikut terpengaruh lemahnya rupiah

Rabu, 28 Agustus 2013 - 14:39 WIB
Dahlan: BUMN ikut terpengaruh...
Dahlan: BUMN ikut terpengaruh lemahnya rupiah
A A A
Sindonews.com - Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengakui jika beberapa perusahaan yang bernaung di bawah kementeriannya ikut terpengaruh melemahnya rupiah saat ini.

"Ada yang terpengaruh dalam pengertian jelek dan ada yang terpengaruh dalam artian baik," kata Dahlan kepada wartawan di Bandung, Rabu (28/7/2013).

Menurutnya, untuk beberapa BUMN yang banyak mengekspor barang, seperti perusahaan pengekspor karet, sawit atau teh, tentu melemahnya rupiah membawa berkah tersendiri dengan meningkatnya pendapatan.

Berbeda dengan perusahaan yang lebih banyak melakukan impor dari luar negeri seperti PTDI dan Pertamina, maka hal tersebut akan menyebabkan masalah.

"Jadi tidak semua (berdampak) jelek. Bahkan pengusaha-pengusaha Bandung yang ekspor pakaian ke Amerika dia malah dapat rezeki nomplok," tuturnya.

Dahlan meyakini, dalam waktu dekat krisis seperti ini akan segera berakhir. Pasalnya, Indonesia pada tahun 1998 dan 2008 pernah mengalami hal serupa bahkan lebih buruk.

"Ini (sifatnya) temporer atau sementara. Ini segera teratasi karena pemerintah sudah pengalaman mengatasi krisis ini pada tahun 2008. Waktu itu cepat teratasi, dan resepnya pun sama dan malah kondisi ekonominya lebih baik sekarang," bebernya.

Pihaknya menegaskan, untuk mendukung kebijakan tersebut, BUMN tidak akan mengeluarkan kebijakan sendiri. Namun akan mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan oleh presiden.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
8 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
9 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
9 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
10 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
10 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
10 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved