BI yakin defisit transaksi berjalan turun

Kamis, 29 Agustus 2013 - 16:34 WIB
BI yakin defisit transaksi...
BI yakin defisit transaksi berjalan turun
A A A
Sindonews.com - Walaupun defisit transaksi berjalan pada Triwulan II/2013 masih mencapai 4,4 persen dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB), Bank Indonesia (BI) memperkirakan defisit transaksi berjalan pada Triwulan III menurun menjadi 3,4 persen.

"Depresiasi rupiah menjadi salah satu faktornya karena akibat nilai tukar rupiah meningkat, impor pada Triwulan III akan menurun," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi A Johansyah di Gedung BI, Jakarta, Kamis (29/8/2013).

Difi menyebut mulai seimbangnya Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) yang diperkirakan ditandai surplus neraca modal dan finansial, modal asing yang masuk dalam bentuk Penanaman Modal Asing (PMA) dan investasi portofolio, terutama pada SBN.

"Kondisi ini diharapkan dapat mendukung perbaikan dalam keseimbangan NPI dan kestabilan cadangan devisa," lanjut Difi.

Sedangkan defisit masih berasal dari neraca perdagangan migas yang berkaitan dengan tingginya impor minyak untuk konsumsi dalam negeri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
27 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
56 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved