China pangkas pertumbuhan 2012 jadi 7,7%
Senin, 02 September 2013 - 16:52 WIB
China pangkas pertumbuhan 2012 jadi 7,7%
A
A
A
Sindonews.com - Biro Statistik Nasional China, NBS merevisi ke bawah pertumbuhan ekonomi pada 2012 menjadi 7,7 persen, dari 7,8 persen.
Penetapan angka ini merupakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) terendah sejak 1999, ketika diperluas ke 7,6 persen.
China adalah ekonomi terbesar kedua di dunia, angka pertumbuhannya menjadi statistik kunci bagi investor, bisnis dan lembaga global. Seperti negara lain, secara teratur mereka merevisi angka PDB tahunan meski biasanya dilakukan ke arah atas.
Biro statistik lebih komprehensif dan dapat diandalkan sebagai dasar informasi perubahan. Revisi adalah 'awal' dan angka tersebut bisa diubah dari lebih banyak data yang diperoleh.
Angka 7,7 persen masih di atas target pertumbuhan ekonomi pemerintah tahun lalu, yaitu sebesar 7,5 persen. Beijing biasanya mengumumkan target pertumbuhan konservatif dan umumnya melebihi itu.
Target tahun ini juga 7,5 persen. Tapi, setelah percepatan menjadi 7,9 persen pada tiga bulan terakhir 2012, pertumbuhan melambat menjadi 7,7 persen pada periode Januari-Maret 2013, dan 7,5 persen pada kuartal kedua.
Penetapan angka ini merupakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) terendah sejak 1999, ketika diperluas ke 7,6 persen.
China adalah ekonomi terbesar kedua di dunia, angka pertumbuhannya menjadi statistik kunci bagi investor, bisnis dan lembaga global. Seperti negara lain, secara teratur mereka merevisi angka PDB tahunan meski biasanya dilakukan ke arah atas.
Biro statistik lebih komprehensif dan dapat diandalkan sebagai dasar informasi perubahan. Revisi adalah 'awal' dan angka tersebut bisa diubah dari lebih banyak data yang diperoleh.
Angka 7,7 persen masih di atas target pertumbuhan ekonomi pemerintah tahun lalu, yaitu sebesar 7,5 persen. Beijing biasanya mengumumkan target pertumbuhan konservatif dan umumnya melebihi itu.
Target tahun ini juga 7,5 persen. Tapi, setelah percepatan menjadi 7,9 persen pada tiga bulan terakhir 2012, pertumbuhan melambat menjadi 7,7 persen pada periode Januari-Maret 2013, dan 7,5 persen pada kuartal kedua.
(dmd)
Lihat Juga :