Wall Street berakhir reli

Kamis, 05 September 2013 - 08:46 WIB
Wall Street berakhir...
Wall Street berakhir reli
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Bursa Wall Street pada perdagangan rabu waktu setempat ditutup melanjutkan penguatan hari sebelumnya (reli) dipicu kemungkinan aksi militer ke Suriah dan penjualan mobil yang kuat sehingga mendorong kepercayaan investor terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS).

Kongres AS menyetujui serangan ke Suriah. Pemerintah Presiden AS Barack Obama mencari dukungan dari Kongres untuk menghukum pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad atas dugaan penggunaan senjata kimia terhadap warga sipil. Pasar saham sudah waspada atas kemungkinan serangan ke Timur Tengah tersebut.

Sementara itu, saham Ford (FN) dan General Motors (GM.N) pada Agustus ini membukukan penjualan mobil terbaik sejak Oktober 2007. Saham Ford melonjak 3,5 persen menjadi USD16,91 dan GM naik 5 persen menjadi USD35,85 .

"Penjualan mobil dan sedikit data makro yang solid menopang pergerakan saham hari ini," kata Direktur NYSE di O'Neil Securities Ken Polcari seperti dilansir Reuters, Kamis (5/9/2013).

Meski serangan ke Suriah masih dalam pembahasan, Polcari memperkirakan Kongres akan menyetujui militer AS melakukan serangan ke negara tersebut. Sementara imbas negatif dari rencana serangan ke Suriah terlihat terhadap pasar minyak mentah, dimana minyak mentah AS turun 1,2 persen dan Brent turun 0,6 persen .

Pada perdagangan terakhir, indeks Dow Jones naik 96,91 poin atau 0,65 persen ke 14,930.87; indeks S&P 500 naik 13,31 poin atau 0,81 persen ke 1.653,08 dan Nasdaq menguat 36,43 poin atau 1,01 persen ke 3.649,042 .
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
33 menit yang lalu
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Irit BBM, Hemat Pengeluaran untuk Penggunaan Harian
54 menit yang lalu
Buka Peluang Cuan Baru,...
Buka Peluang Cuan Baru, POJ dan TOP Kolaborasi Tambah Armada Ride-Hailing
56 menit yang lalu
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
1 jam yang lalu
Menutup Kesenjangan...
Menutup Kesenjangan Komunikasi Talenta Indonesia untuk Genjot Kinerja Bisnis di Era AI
1 jam yang lalu
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
2 jam yang lalu
Infografis
Bansos Pangan Berakhir,...
Bansos Pangan Berakhir, Jutaan Warga AS Terancam Kelaparan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved