Triwulan III, Menkeu optimistis CAD di bawah 3%

Kamis, 05 September 2013 - 10:49 WIB
Triwulan III, Menkeu...
Triwulan III, Menkeu optimistis CAD di bawah 3%
A A A
Sindonews.com - Pemerintah bersikeras untuk berupaya mengecilkan defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) pada neraca transaksi berjalan Indonesia hingga di bawah tiga persen.

“Defisit transaksi berjalan atau CAD ini diusahakan di bawah tiga persen, tetapi yang jelas defisit itu pasti akan di bawah 4,4 persen. Kalau IMF (International Monetary Fund) memperkirakan sebesar 3,4 persen,” kata Menteri Keuangan M Chatib Basri, dikutip dari situs resmi Kementerian Keuangan, Kamis (5/9/2013).

Chatib optimistis, defisit transaksi berjalan akan menjadi lebih rendah pada triwulan III tahun ini. “Saya percaya current account deficit kita hingga akhir tahun sekitar tiga hingga empat persen dari PDB (Produk Domestik Bruto). Pokoknya CAD pada triwulan ketiga itu akan lebih rendah dari CAD pada triwulan kedua,” kata Chatib.

Menurut Chatib, perkiraan semakin membaiknya kondisi CAD Indonesia pada triwulan III diduga sebagai efek positif dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang sudah akan terlihat pada beberapa bulan mendatang.

Chatib meyakini, gejala penurunan konsumsi BBM sudah mulai terlihat sejak Bulan Juli lalu, karena beberapa data yang diterima Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa konsumsi minyak pada Bulan Juli sudah mulai berkurang.

Selain itu, pihaknya juga akan terus mengawasi pelaksanaan program-program terkait kebijakan pemerintah untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan. Salah satu yang akan dilakukan adalah program pengurangan impor minyak dan gas bumi (migas) dengan percepatan konsumsi biodiesel.

"Pokoknya, kami akan terus memonitor pelaksanaan program-program untuk pengurangan defisit transaksi berjalan, seperti program penggunaan biodiesel," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
18 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
29 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved