Sinarmas MSIG Life targetkan premi Rp100 M

Kamis, 05 September 2013 - 14:41 WIB
Sinarmas MSIG Life targetkan...
Sinarmas MSIG Life targetkan premi Rp100 M
A A A
Sindonews.com - Sinarmas MSIG life dan PT Bank Sinarmas meluncurkan Simas Power Link (SIMPOL). Produk ini mengombinasikan produk tabungan, perlindungan kesehatan, dan investasi.

Beragam layanan proteksi disediakan untuk kecelakaan diri, asuransi jiwa berjangka, santunan harian rawat inap, cacat tetap total, bebas premi akibat meninggal atau cacat tetap total, dan pembayar bebas premi akibat penyakit kritis.

Presiden Direktur Sinarmas MSIG Life, Johnson Chai mengatakan, perseroan menargetkan premi yang dapat diraih hingga akhir 2013 sebesar Rp100 miliar. Produk ini akan dipasarkan Bank Sinarmas dengan dukungan agen financial consultant khusus yang saat ini sudah mencapai 70 orang. Para agen yang mendapatkan standar kerja dari Jepang ini ditargetkan empat polis dalam sebulan.

"Produktivitas mereka sangat tinggi dan diharapkan kedepan jumlahnya bisa mencapai 130 agen. Saat ini unitlink kita masih 5-10 persen dan akan terus ditingkatkan," ujar dia saat jumpa pers peluncuran SIMPOL di Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Menurutnya, produk ini akan melayani keinginan nasabah yang membutuhkan risiko besar atau kecil. Namun perseroan membatasi porsi investasi hanya 50 persen, sehingga akan melindungi nasabah. Dia juga menyebutkan risiko nasabah juga akan semakin kecil dengan membayar premi setiap bulan.

Hal tersebut disebabkan cost averaging dari flultuasi kondisi pasar. "Tidak ada waktu yang betul-betul tepat kapan harus investasi. Tapi dengan iuran longterm maka dapat meminimalisir risiko," ujarnya.

Selain itu, kata dia, nasabah juga dapat keuntungan berinvestasi dan menentukan sendiri jenis investasinya dengan berbagai pilihan fund. Mulai dari secure fund hingga yang aggressive fund dengan minimal per bulan Rp500 ribu. Nasabah mendapatkan fleksibilitas dengan melakukan switching fund, dan melakukan penarikan sebagian dana investasi setelah tiga bulan.

Sementara, Direktur Utama Bank Sinarmas, Freenyan Liwang mengatakan, target dana yang bisa dihimpun sebesat Rp1 triliun dalam dua tahun kedepan. Hal ini disebabkan produk tersebut sangat bagus. Perseroan menargtkan nasabah umum tapi foksunya di nasabah sendiri. Dengan nilai premi yang mencapai Rp500 ribu maka segmennya menengah ke atas.

"Kami memberikan nilai tambah bagi konsumen untuk menabung, proteksi, dan investasi tergantung selera risiko masing masing nasabah. Tapi 70 persen nasabah kita suka ke produk yang lebih stable," ujarnya.

Freenyan juga mengatakan saat ini pihaknya fokus penyaluran dana ke usaha mikro. Target perseroan untuk masuk ke segmen UMKM tahun ini hanya 6-8 persen, namun menuju 20 persen dalam beberapa tahun kedepan.

Sementara, komposisi konsumer mencapai 40 persen dan korporasi mencapai 15 persen. Untuk target kredit tahun ini mencapai Rp11 triliun dengan menyasar segmen kelas menengah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi Bisnis, Sinarmas...
Sinergi Bisnis, Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas Gulirkan Turnaround Project
Sinarmas MSIG Life Beri...
Sinarmas MSIG Life Beri Perlindungan Santunan Khusus Corona
Ceo Bibit Mengundurkan...
Ceo Bibit Mengundurkan Diri dan Minta Maaf kepada Sinarmas
Dukung Gaya Hidup Masa...
Dukung Gaya Hidup Masa Kini, Sinarmas MSIG Life Rilis Asuransi Tambahan SMEX
Sinarmas MSIG Life Mengangkat...
Sinarmas MSIG Life Mengangkat Wianto Chen Jadi Presiden Direktur
Bank Sinarmas Perkuat...
Bank Sinarmas Perkuat Sistem Digital
Berita Terkini
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
18 menit yang lalu
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
1 jam yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
1 jam yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
2 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
3 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
Infografis
China Uji Rudal Hipersonik,...
China Uji Rudal Hipersonik, Bisa Targetkan Pesawat Pengebom AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved