AEC 2015 diyakini saling menguntungkan negara ASEAN

Jum'at, 06 September 2013 - 16:57 WIB
AEC 2015 diyakini saling...
AEC 2015 diyakini saling menguntungkan negara ASEAN
A A A
Sindonews.com - Negara-negara ASEAN diyakini akan mendapatkan keuntungan besar ketika ASEAN Economic Community (AEC) diberlakukan pada 2015 nanti.

Keuntungannya adalah ketika 10 negara ASEAN yang berpopulasi total 600 juta manusia bergabung dalam satu pasar, maka sekat-sekat yang dulunya ada dan membatasi kemampuan menjangkau pasar akan hilang dengan berlakunya AEC ini.

"Memang harus diakui setiap negara ASEAN berbeda secara perkembangan, ukuran, dan struktur ekkonomi. Tapi untuk populasi 600 juta itu sangat besar untuk sebuah size ekonomi," ujar Duta Besar Thailand untuk ASEAN Suvat Chirapant di Kedubes Thailand, Jakarta, Jumat (6/9/2013).

Dia melanjutkan, faktor lainnya sebagai pendukung AEC 2015 adalah Gross Domestic Product (GDP) ASEAN secara total sebesar USD2,2 triliun. "Oleh karena itu dalam AEC telah kita dukung dalam 154 action sebagai pendongkrak ekonomi kawasan," lanjutnya.

Suvat menjelaskan, ide ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) juga selain mengintegrasikan kawasan ASEAN dalam pagar ekonomi juga memberikan stimulus bagi negara-negara ASEAN lainnya yang masih dalam tahap berkembang.

"Jadi ketika ASEAN terintegrasi maka akan terbentuk komunitas paling dinamis di dunia dan Asia," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved