Pinjaman bank di China Agustus meningkat

Selasa, 10 September 2013 - 18:47 WIB
Pinjaman bank di China...
Pinjaman bank di China Agustus meningkat
A A A
Sindonews.com - Bank sentral China melaporkan pinjaman bank pada Agustus 2013 mengalami kenaikan dari bulan sebelumnya. Analis memperingatkan kredit masih akan moderat dalam beberapa bulan mendatang.

Bank Rakyat China, PBOC mencatat, perbankan di wilayahnya memperpanjang pinjaman baru sebesar 711,3 miliar yuan (USD116,2 miliar) pada bulan lalu. Sementara pinjaman pada Juli sebesar 699,9 miliar yuan.

Angka Agustus sedikit di atas ekspektasi pasar 710 miliar yuan, berdasarkan survei yang dilakukan Dow Jones Newswires terhadap 11 ekonom.

"Secara keseluruhan, kami melihat pertumbuhan kredit stabil dan kuat," tulis ekonom Bank of America Merrill Lynch, Lu Ting dalam laporan penelitiannya, seperti dilansir dari AFP, Selasa (10/9/2013).

Krisis uang tunai pada Juni lalu memberikan ketakutan terhadap pasar keuangan China, serta mengangkat kekhawatiran pertumbuhan kredit lebih lambat.

Bank sentral memerintahkan para pemberi pinjaman untuk memperkuat manajemen likuiditas pada puncak krisis, dan pada akhir Juli telah disuntikkan 17 miliar yuan untuk mengurangi kekurangan dalam sistem perbankan.

Gejolak singkat pada Juni menggarisbawahi meningkatnya kekhawatiran atas pinjaman yang berlebihan oleh bank dan kelemahan lain dalam sistem keuangan China, termasuk bentuk-bentuk buram pinjaman non-bank.

Analis percaya pemerintah sangat ingin menyelesaikan pinjaman yang berlebihan untuk menyeimbangkan perekonomian dari belanja tradisional dan menjamin pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
11 menit yang lalu
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
17 menit yang lalu
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
1 jam yang lalu
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
1 jam yang lalu
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
1 jam yang lalu
Sokong Mandatori B50...
Sokong Mandatori B50 Diproyeksi Butuh Anggaran Rp32,3 T, BPDP Beri Garansi Kesiapan Dana
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved