Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi

Jum'at, 13 September 2013 - 11:48 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan Asia bervariasi
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini bervariasi, karena para dealer memantau upaya-upaya diplomatik untuk membuat Suriah menyerahkan senjata kimia dan mencegah serangan militer pimpinan AS.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun tiga sen menjadi USD108,57 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober naik 15 sen menjadi USD112,78 per barel.

"Investor tetap berhati-hati atas upaya diplomatik agar Suriah menyerahkan senjata kimia," kata Teoh Say Hwa, kepala investasi Phillip Futures, Singapura, seperti dilansir dari AFP.

Rezim Assad pada Kamis mengumumkan akan mendaftar ke konvensi internasional untuk melarang senjata kimia atas usulan Rusia serta menempatkan senjata beracun di bawah pengawasan internasional.

AS menunda rencana serangan terhadap Damaskus atas dugaan pengunaan gas sarin oleh pasukan Assad, bulan lalu, yang menewaskan ratusan warga sipil. Assad menyalahkan pemberontak oposisi atas serangan itu.

Harga minyak juga didukung laporan baru gangguan pasokan di eksportir Libya, setelah Perusahaan Minyak Nasional (NOC) kemarin, menyatakan terjadi force majeure di tiga pelabuhan.

Ekspor minyak Libya jatuh pada Agustus lebih dari 70 persen, setelah pengunjuk rasa, termasuk polisi dan penjaga perbatasan terminal ekspor dipaksa tutup atas tuntutan pembayaran.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
10 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
27 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved