BI rate naik, saham sektor properti paling terseret

Senin, 16 September 2013 - 12:01 WIB
BI rate naik, saham...
BI rate naik, saham sektor properti paling terseret
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan mengatakan, investor perlu mencermati saham sektor properti pasca Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 7,25 persen.

Menurutnya, kenaikkan BI rate akan menyebabkan permintaan unit properti semakin menurun lantaran masyarakat khawatir dengan tingkat suku bunga kredit perumahan yang kian tinggi.

"Jika BI rate naik, maka kredit KPR biasanya juga akan naik. Jadi, masyarakat yang ingin mengambil kredit perumahan ataupun kendaraan (mobil) akan terkena dampaknya," kata Haryajid, Senin (16/9/2013).

Namun demikian, menurut Haryajid, meskipun permintaan properti menurun, serta ada sebagian dana yang keluar, sektor properti belum dapat dikatakan buble (rawan).

"Permintaan tetap ada, hanya saja menurun, atau dana hanya menyusut. Akan tetapi perumahan tetap ada permintaan, karena perumahan adalah kebutuhan bagi masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Seperti diketahui, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap USD dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini, mendorong Bank Indonesia bergerak cepat mengeluarkan kebijakan lanjutan.

Alhasil, BI mengambil langkah dengan menaikkan BI rate. Kebijakan itu diambil untuk meredam gejolak nilai tukar rupiah dan diharapkan IHSG akan bangkit dan beranjak naik.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
IHSG Diprediksi Uji...
IHSG Diprediksi Uji Level 7.140 Pekan Depan, Investor Tunggu Pengumuman BI Rate
Investor Menanti Penurunan...
Investor Menanti Penurunan BI Rate, IHSG Pekan Depan Rawan Aksi Jual
IHSG Ditutup Terbang...
IHSG Ditutup Terbang 1,77% Usai BI Rate Turun, Saham Big Bank Berpesta
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved