Pebisnis IT lokal diminta tidak tertinggal dari asing
Senin, 16 September 2013 - 13:27 WIB
Pebisnis IT lokal diminta tidak tertinggal dari asing
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring mengatakan, potensi bisnis informatika dan teknologi (IT) Indonesia sangat besar. Karena itu, dia mengimbau agar pebisnis IT lokal tidak tertinggal dari asing dalam menggarap potensi ini.
"Jumlah Internet Protocol (IP) subscriber per Desember 2012 itu mencapai 63 juta, Twitter 33 juta akun, Facebook 47 juta akun, dan bisnis IT itu per tahun menghasilkan Rp400 triliun. Sayang kalau dikonsumsi asing. Jadi kita harus ambil porsi besar," terang Tifatul di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (16/9/2013).
Dia mengakui, kemajuan teknologi tidak bisa dilawan namun harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar dapat memanfaatkan potensi besar yang telah ada.
Selain itu Tifatul juga berharap dalam hal ini, Pemerintah Daerah dapat memeberikan dukungan kongkrit pada pebisnis IT lokal agar dapat menumbuhkan minat bisnis dan membangun jaringan serta konektivitas daerah.
"Saya harap daerah berikan suatu ekosistem dan environment yang dapat menumbuhkembangkan IT. Sayang kalau orang asing menguasai dunia maya kita," ujarnya.
Dengan pemanfaatn potemsi besar tersebut diharapkan pada 2045 GDP Indonesia dapat tumbuh hingga berada pada posisi 8 besar dunia, "Saya optimis kita akan mencapai itu," pungkasnya.
"Jumlah Internet Protocol (IP) subscriber per Desember 2012 itu mencapai 63 juta, Twitter 33 juta akun, Facebook 47 juta akun, dan bisnis IT itu per tahun menghasilkan Rp400 triliun. Sayang kalau dikonsumsi asing. Jadi kita harus ambil porsi besar," terang Tifatul di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (16/9/2013).
Dia mengakui, kemajuan teknologi tidak bisa dilawan namun harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar dapat memanfaatkan potensi besar yang telah ada.
Selain itu Tifatul juga berharap dalam hal ini, Pemerintah Daerah dapat memeberikan dukungan kongkrit pada pebisnis IT lokal agar dapat menumbuhkan minat bisnis dan membangun jaringan serta konektivitas daerah.
"Saya harap daerah berikan suatu ekosistem dan environment yang dapat menumbuhkembangkan IT. Sayang kalau orang asing menguasai dunia maya kita," ujarnya.
Dengan pemanfaatn potemsi besar tersebut diharapkan pada 2045 GDP Indonesia dapat tumbuh hingga berada pada posisi 8 besar dunia, "Saya optimis kita akan mencapai itu," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :