Jalur monorel Bandung lintasi aset milik Pemkot

Senin, 16 September 2013 - 15:04 WIB
Jalur monorel Bandung...
Jalur monorel Bandung lintasi aset milik Pemkot
A A A
Sindonews.com - Rencana proyek monorel di Kota Bandung diharapkan membahas penempatan trase (jalur), yang hanya melewati aset Pemerintah Kota Bandung.

Saat ini, perencanaan proyek tersebut masih pada tahap uji kelaikan investasi atau pra feasibility study (FS). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengharapkan dalam pra FS sudah muncul analisa kelaikan investasi dan desain monorel.

"Trase-nya dimana saja, menunggu hasil pra FS. Tapi di dua koridor ini diharapkan trasenya melewati aset-aset milik Pemkot Bandung," ujar Ricky, Senin (16/9/2013).

Sehingga, tidak ada kesulitan dalam memperoleh izin pembangunan dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Indonesia. "Hasil pra-FS ini akan dijadikan dokumen lelang investasi. Yang diperlukan dalam lelang, nantinya hasil studi pra FS, hasil persetujuan trase oleh PT Kereta Api," jelas Ricky.

Setelah pra FS, pihaknya segera membentuk panitia lelang investasi. Maka prosesnya, terus akan maju menuju pengumuman lelang bagi pengerjaan dua koridor monorel. Ricky optimistis menentukan target, akhir tahun ini sudah ada hasil pra FS. "Di akhir tahun ini, hasilnya diharapkan sudah ada. Bahkan akhir September ini," ungkapnya.

Menurutnya, sebelum 2014 direncanakan sudah ada pemenang lelang agar anggaran proyek bisa segera disusun. "Tapi kalau pun tidak, maka tidak apa-apa sampai menyeberang ke tahun anggaran selanjutnya," kata dia.

Setelah ada pemenang lelang, kata Ricky, sebetulnya mereka dipersilakan melakukan FS lagi. "Tetapi mau langsung buat DED juga silakan. Kalau sesuai dengan hasil pra FS kami, pemenang lelang bisa langsung ke DED, kalau tidak ya bisa diulangi lagi," jelasnya.

Sejauh ini tidak ada kendala berarti. Diharapkan semua proses perencanaan berjalan dengan baik. Baru setelahnya, kata dia, pembangunan kondisi fisik bisa dilaksanakan. "Pembangunan fisik bisa segera dimulai tahun depan, tentunya setelah perjanjian kerja sama antara Pemkot dan pemenang lelang," tutur dia.

Ricky mengatakan, arahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), harus menentukan pemenang dulu, baru membuat lagi FS dan DED nya. Ke depan, Bagian Hukum dan Ekonomi Pemkot Bandung mendampingi Dishub untuk membahas perjanjian dengan pemenang lelang.

Sekadar diketahui, tahun lalu telah diresmikan perjanjian Pemkot Bandung dengan Panghegar Group dan CMCI mengenai proyek monorel. Namun, Ricky mengatakan perusahaan tersebut harus tetap mengikuti lelang investasi. "Sehingga bisa jadi, mereka yang jadi pengembang monorel atau perusahaan lainnya," tegasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan...
Proyek MRT Jakarta Ditargetkan Tuntas di 2028, Intip Progresnya
13 Tahun Tiang Pancang...
13 Tahun Tiang Pancang Jakarta Monorel Mangkrak
Terbang ke Jepang, Menhub...
Terbang ke Jepang, Menhub Nego Harga Proyek MRT
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Crane Proyek Kejagung...
Crane Proyek Kejagung Roboh di Jalur MRT, Hutama Karya Minta Maaf
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
1 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved