Kejar target, KAEF buka gerai hingga ke Malaysia
Selasa, 17 September 2013 - 12:55 WIB
Kejar target, KAEF buka gerai hingga ke Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - Guna mendukung capaian target penjualan retail sebesar Rp2,18 triliun hingga akhir tahun 2013, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) terus berupaya memperluas jaringan pemasarannya dengan menambah jumlah gerai hingga ke Malaysia.
Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Djoko Rusdianto menyebutkan, perseroan pada periode September-Desember 2013 menargetkan dapat menambah sekitar 110 gerai apotek baru, yang bakal tersebar di wilayah Jabodetabek. Ini merupakan bagian dari target perseroan untuk menambah 100-150 apotek baru hingga akhir tahun 2013.
"Hingga bulan Agustus 2013, kami telah menambah sekitar 40 apotek baru, yang lokasinya ada di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Dengan demikian hingga Agustus ini, perseroan telah memiliki dan mengoperasikan sebanyak 452 gerai," kata Djoko dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (17/9/2013).
Selain Jabodetabek, perseroan juga menyasar kawasan regional untuk mengembangkan bisnisnya di bidang penjualan obat, salah satunya di Malaysia. Besarnya pasar potensial menjadi alasan perseroan melebarkan sayap bisnisnya ke negeri Jiran itu.
"Malaysia adalah negera yang memiliki potensi. Karena itu, kami membuka jaringan di negara tersebut dalam penjualan obat. Selain Malaysia, kami juga sedang kaji untuk masuk ke Vietnam," sambung Djoko.
Dengan penambahan gerai baru hingga akhir tahun ini, diharapkan mampu meningkatkan sumbangan penjualan dari sektor ritel sebesar Rp2,18 triliun atau 40 persen dari target pendapatannya tahun ini.
Sementara hingga Juni 2013, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan dari segmen ritel sekitar Rp696 miliar. "Kami optimis bisnis ritel kami dapat menyumbang sekitar Rp2,18 triliun hingga akhir tahun ini," tutupnya.
Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Djoko Rusdianto menyebutkan, perseroan pada periode September-Desember 2013 menargetkan dapat menambah sekitar 110 gerai apotek baru, yang bakal tersebar di wilayah Jabodetabek. Ini merupakan bagian dari target perseroan untuk menambah 100-150 apotek baru hingga akhir tahun 2013.
"Hingga bulan Agustus 2013, kami telah menambah sekitar 40 apotek baru, yang lokasinya ada di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Dengan demikian hingga Agustus ini, perseroan telah memiliki dan mengoperasikan sebanyak 452 gerai," kata Djoko dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (17/9/2013).
Selain Jabodetabek, perseroan juga menyasar kawasan regional untuk mengembangkan bisnisnya di bidang penjualan obat, salah satunya di Malaysia. Besarnya pasar potensial menjadi alasan perseroan melebarkan sayap bisnisnya ke negeri Jiran itu.
"Malaysia adalah negera yang memiliki potensi. Karena itu, kami membuka jaringan di negara tersebut dalam penjualan obat. Selain Malaysia, kami juga sedang kaji untuk masuk ke Vietnam," sambung Djoko.
Dengan penambahan gerai baru hingga akhir tahun ini, diharapkan mampu meningkatkan sumbangan penjualan dari sektor ritel sebesar Rp2,18 triliun atau 40 persen dari target pendapatannya tahun ini.
Sementara hingga Juni 2013, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan dari segmen ritel sekitar Rp696 miliar. "Kami optimis bisnis ritel kami dapat menyumbang sekitar Rp2,18 triliun hingga akhir tahun ini," tutupnya.
(rna)
Lihat Juga :