IHSG diprediksi melemah tipis

Rabu, 18 September 2013 - 08:13 WIB
IHSG diprediksi melemah...
IHSG diprediksi melemah tipis
A A A
Sindonews.com - Diwarnai sejumlah berita dari Amerika Serikat ditambah tertekan nilai tukar rupiah terhadap USD membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bersiap kembali melanjutkan pelemahan pada kisaran sempit.

"Mengacu situasi terkini The Fed dan turunnya EIDO:US sebesar 2,46 persen serta kembali melemahnya rupiah atas USD di atas level Rp11.400/USD, saya memperkirakan IHSG akan bergerak melemah tipis dalam kisaran terbatas dalam perdagangan hari ini," kata Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang, Rabu (18/9/2013).

Dengan pola evening doji star terbentuk atas IHSG mengindikasikan melambatnya aksi beli. IHSG pun akan bergerak pada rentang 4.453-4.569.

Di sisi lain, lanjut dia, investor akan menyimak apa yang akan dihasilkan dari FOMC Meeting Rabu terutama apa isi press conference Gubernur The Fed Bernanke mengenai pemotongan tersebut serta kondisi ekonomi AS terakhir sebelum pasar akan dihadapkan dengan debt ceiling debate bulan depan.

Setelah beberapa minggu dalam ketidakpastian, The Fed diharapkan akan mengumumkan bahwa mereka akan mulai mengurangi pembelian obligasi jangka pendek di bulan September dari USD85 miliar per bulannya menjadi USD70 miliar-USD75 miliar, dimana pernyataan pengurangan tersebut diharapkan akan dirilis Rabu sore waktu setempat yang kemudian akan diikuti konferensi pers Gubernur The Fed Bernanke

Berita tersebut menjadi faktor DJIA kembali menguat 34,95 poin (0,23 persen) ditutup di level 15.529,73, sehingga dengan kenaikan tersebut DJIA naik selama tiga hari sebesar 229,09 poin (1,49 persen).

Tetapi sekali lagi kenaikan tersebut hanya didukung volume yang ringan karena hanya berjumlah 5,06 miliar lembar saham (jauh dibawah rata-rata perdagangan thn 2013 berjumlah 6,25 miliar saham) disertai kenaikan The Vix sebesar 1,04 persen ditutup di level 14,53.

Penguatan ini terjadi di tengah data Homebuilder Sentiment Index bulan September yang tidak berubah setelah empat bulan sebelumnya membukukan pertumbuhan serta CPI Agustus membukukan kenaikan 0,1 persen seiring kejatuhan biaya energi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
IHSG Bertahan Menghijau,...
IHSG Bertahan Menghijau, Melesat 48 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
18 menit yang lalu
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
1 jam yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
2 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
3 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
12 jam yang lalu
Infografis
Diprediksi Puncak Arus...
Diprediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved