Hatta ditegur Pangeran Andrew soal DNI

Rabu, 18 September 2013 - 13:41 WIB
Hatta ditegur Pangeran...
Hatta ditegur Pangeran Andrew soal DNI
A A A
Sindonews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengaku dirinya menerima keluhan dari Pangeran Andrew dari Inggris terkait penetapan Daftar Negatif Investasi (DNI).

Alih-alih penetapan DNI, Pangeran Andrew meminta Hatta agar Indonesia merinci Daftar Positif Investasi yang cenderung lebih mendorong investasi ketimbang negatif yang seolah-olah menolak investasi.

"Investasi adalah bagian dari pilar pertumbuhan kita. Tapi kenapa Indonesia masih sebut negative list? Kenapa kita tidak bicara positive list? Ini kira-kira pembicaraan tadi yang konstruktif," terang Hatta di kantornya, Jakarta, Rabu (18/9/2013).

"Jadi ini seakan-akan tidak meng-encourage investment, jadi Pangeran Andrew tadi mintanya menjadi positive list," sambungnya.

Satu hal yang Hatta cermati adalah bagaimana Indonesia dan Inggris melakukan perdagangan ke depannya tanpa menimbulkan defisit di salah satu negara.

"Semangat kita trade meningkat dan kebersamaan serta tidak menimbulkan defisit ke salah satu negara. Idealnya memang surplus, tapi kita akan kejar trade balance," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Mengembalikan Persahabatan...
Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia
Jepang Garap 6.794 Proyek...
Jepang Garap 6.794 Proyek di Indonesia, Airlangga Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Indonesia dan China...
Indonesia dan China Dorong Kerja Sama Investasi dan Perdagangan
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
4 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
4 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
5 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
5 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
6 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
6 jam yang lalu
Infografis
Raja YordaniaTolak Gagasan...
Raja YordaniaTolak Gagasan Trump soal Pencaplokan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved