AP I peroleh kucuran kredit Rp4,4 triliun
Rabu, 18 September 2013 - 19:07 WIB
AP I peroleh kucuran kredit Rp4,4 triliun
A
A
A
Sindonews.com – PT Angkasa Pura I (Persero) menerima kucuran kredit dari tiga bank BUMN yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) senilai total Rp4,4 triliun.
Dari total pinjaman sebesar Rp4,4 triliun tersebut, Bank Mandiri akan mengucurkan kredit sebesar Rp2,4 triliun, sedangkan BNI dan BRI masing-masing menyalurkan pinjaman Rp1 triliun.
Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo, mengatakan fasilitas pinjaman ini merupakan refinancing atas pembangunan tiga bandara yang dijadwalkan akan selesai pada tahun 2013 ini, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Sepinggan Balikpapan, dan T2 Bandara Juanda Surabaya.
"Ketiga proyek tersebut nilainya sekitar Rp6 triliun. Selain itu, pinjaman ini juga akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan bandara-bandara AP I berikutnya yang akan dilakukan dalam waktu dekat, yaitu Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, dan bandara baru di Yogyakarta," ujar Tommy dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (18/9/2013).
Pengembangan dan pembangunan sejumlah bandara tersebut, imbuh Tommy, selain untuk mengantisipasi lonjakan pertumbuhan penumpang pesawat udara dan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara, juga dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dari sektor non-aeronautika.
Direktur Institusional Bank Mandiri Abdurrahman mengatakan bahwa Bank Mandiri, BNI, dan BRI memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk bersama-sama dengan Angkasa Pura I dalam pengembangan bandara. Dia melihat bandara merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat luar biasa. Hal ini untuk menunjang pengembangan dunia kebandarudaraan di tanah air, sebuah kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Kami yakin bahwa kerjasama ini tidak berhenti pada proyek ini saja, tetapi juga untuk proyek pengembangan bandara Angkasa Pura I selanjutnya," kata Abdurrahman.
Dari total pinjaman sebesar Rp4,4 triliun tersebut, Bank Mandiri akan mengucurkan kredit sebesar Rp2,4 triliun, sedangkan BNI dan BRI masing-masing menyalurkan pinjaman Rp1 triliun.
Direktur Utama Angkasa Pura I Tommy Soetomo, mengatakan fasilitas pinjaman ini merupakan refinancing atas pembangunan tiga bandara yang dijadwalkan akan selesai pada tahun 2013 ini, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Sepinggan Balikpapan, dan T2 Bandara Juanda Surabaya.
"Ketiga proyek tersebut nilainya sekitar Rp6 triliun. Selain itu, pinjaman ini juga akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan bandara-bandara AP I berikutnya yang akan dilakukan dalam waktu dekat, yaitu Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, Bandara Ahmad Yani Semarang, dan bandara baru di Yogyakarta," ujar Tommy dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (18/9/2013).
Pengembangan dan pembangunan sejumlah bandara tersebut, imbuh Tommy, selain untuk mengantisipasi lonjakan pertumbuhan penumpang pesawat udara dan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa bandara, juga dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dari sektor non-aeronautika.
Direktur Institusional Bank Mandiri Abdurrahman mengatakan bahwa Bank Mandiri, BNI, dan BRI memiliki komitmen yang sangat tinggi untuk bersama-sama dengan Angkasa Pura I dalam pengembangan bandara. Dia melihat bandara merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat luar biasa. Hal ini untuk menunjang pengembangan dunia kebandarudaraan di tanah air, sebuah kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Kami yakin bahwa kerjasama ini tidak berhenti pada proyek ini saja, tetapi juga untuk proyek pengembangan bandara Angkasa Pura I selanjutnya," kata Abdurrahman.
(gpr)
Lihat Juga :