SAS Anti-Money Laundering terbaik versi majalah Waters

Kamis, 19 September 2013 - 16:41 WIB
SAS Anti-Money Laundering...
SAS Anti-Money Laundering terbaik versi majalah Waters
A A A
Sindonews.com – Pemimpin business analytics, SAS terpilih sebagai penyedia solusi kepatuhan Anti-Money Laundering (AML) terbaik versi majalah Waters, dalam program Ranking 2013 ke-11.

"Dengan dukungan industri analytics terkemuka, solusi peraturan kepatuhan komprehensif kami membantu para analis dan investigator meningkatkan efisiensi investigasi ketika melakukan transparasi bagi regulator tentang peringatan dan kasus tertentu," kata Global Marketing Principal untuk SAS Security Intelligence, Ellen Joyner dalam siaran persnya, Kamis (19/9/2013).

SAS Anti-Money Laundering memanfaatkan kemampuan analytics berkinerja tinggi untuk menyediakan solusi lengkap dan paling akurat dalam mendeteksi, melakukan investigasi dan melaporkan potensi tindakan terlarang. Termasuk due diligence nasabah, pengawasan kegiatan mencurigakan, penyaringan watch-list, mendukung e-filling FinCEN dan manajemen kasus.

Melalui setting skenario yang canggih dan analisa what-if, SAS Anti-Money Laundering membantu pelanggan mengurangi waktu – dari berjam-jam menjadi menit– bagi investigator untuk memberikan informasi relevan, melakukan analisis awal dan mengidentifikasi area yang memerlukan perhatian lanjutan, seperti transaksi mencurigakan atau pola yang tidak biasa. Dalam waktu yang cepat memberikan mereka untuk lebih fokus pada kasus paling kritis.

SAS juga menyediakan user group bagi pelanggan AML agar mereka dapat berbagi cara dan pengetahuan dalam sebuah komunitas.

SAS Anti-Money Laundering, bagian dari SAS Financial Crimes Suite, memberikan berbagai solusi dan teknologi SAS untuk mendeteksi, mencegah dan menangani kejahatan finansial termasuk money laundering dan penipuan. Organisasi dapat menggunakan fleksibilitas modul interkoneksi untuk membangun modul tunggal atau ganda, mengurangi waktu implementasi dan meningkatkan keberhasilan.

Pada April 2013, SAS Anti-Money Laundering berada pada kategori leader pada laporan Anti-Money Laundering Solutions 2013 RiskTech Quadrant™ Chartis Research.

Lebih dari 100 institusi menggunakan SAS untuk AML, seperti AG2R La Mondiale (Perancis), Capital Bank (Amerika), Guaranty Trust Bank (Nigeria), First City Monument Bank (Nigeria), Laurentian Bank (Kanada), Mainstreet Bank Limited (Nigeria), Mashreq Bank (Dubai), Qatar National Bank (Qatar), Riyad Bank (Arab Saudi), Skye Bank (Nigeria), dan Sterling Bank (Nigeria).

Sejak diluncurkan pada 1993, Waters telah menjadi pilihan para profesional teknologi finansial di seluruh dunia karena memiliki cakupan terfokus dan mendalam tentang teknologi dan data pasar finansial.

SAS merupakan pemimpin software dan layanan business analytics, serta vendor independen terbesar dalam pasar business intelligence. Melalui solusi inovatif, SAS membantu pelanggan di lebih dari 60.000 tempat untuk meningkatkan performa kinerja perusahaan dan membantu proses pembuatan keputusan menjadi lebih cepat dan tepat. Sejak 1976, SAS telah memberikan kepada pelanggan di seluruh dunia kemampuan THE POWER TO KNOW®.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Strategi Perusahaan...
Strategi Perusahaan Teknologi Indonesia Ekspansi ke Pasar Global
Giliran Perusahaan Teknologi...
Giliran Perusahaan Teknologi Global Yahoo Pecat 1.600 Karyawan
Kunjungan ke China,...
Kunjungan ke China, GP Ansor Buka Jejaring Global Perusahaan Teknologi Raksasa
Resmi Dirilis, Flou...
Resmi Dirilis, Flou Cloud Siap Bertarung dengan Perusahaan Teknologi Global
GIPA Ajak Pelajar Indonesia...
GIPA Ajak Pelajar Indonesia Meniti Karir di Perusahaan Teknologi Global
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved