IHSG diperkirakan rawan profit taking

Jum'at, 20 September 2013 - 08:52 WIB
IHSG diperkirakan rawan...
IHSG diperkirakan rawan profit taking
A A A
Sindonews.com - Setelah menguat sangat signifikan pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampak akan mulai terbatas penguatannya lantaran berpotensi diserbu profit taking jelang akhir pekan.

"Hari ini, kami proyeksikan euphoria kenaikan bursa masih akan berlanjut meski relatif terbatas. Kami proyeksikan IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.620-4.730," kata Analis Riset PT Panin Sekuritas, Jumat (20/9/2013).

Seperti diketahui, IHSG kemarin naik sangat signifikan didorong oleh kejutan dari The Fed yang belum mengumumkan adanya pengurangan stimulus yang sebelumnya diperkirakan akan mereka umumkan.

The Fed mengungkapkan bahwa mereka memerlukan signal yang lebih kalau perbaikan ekonomi yg terjadi saat ini tidak hanya sementara. Selain itu, the Fed mewaspadai kenaikan suku bunga bisa mengancam keberlangsungan pemulihan ekonomi di AS.

Karena sejak muncul wacana pengurangan stimulus, suku bunga beranjak naik dari level terendahnya (Juli 2012 sebesar 1,4 persen-September 2013 sekitar 2,99 persen).

The Fed juga menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun ini dari 2,3 persen menjadi 2 persen dan untuk tahun depan dari 2,6 persen menjadi 2,3 persen. Bursa global juga dilanda sentimen positif dari pengunduran tapering ini.

Dari dalam negeri terpantau nilai tukar rupiah juga langsung mengalami penguatan. Di sisi lain, investor diharap mengingat bahwa penguatan hari ini bukan karena perbaikan makro Indonesia dan tapering cepat atau lambat akan terjadi, sehingga penguatan ini bersifat jangka pendek.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
IHSG Bertahan Menghijau,...
IHSG Bertahan Menghijau, Melesat 48 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
7 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
8 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
8 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
9 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
9 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
9 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved