Harga minyak di Asia turun akibat profit taking

Jum'at, 20 September 2013 - 11:51 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia turun akibat profit taking
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan Asia hari ini menurun, karena investor mengambil keuntungan (proft taking) setelah terjadi reli baru-baru ini.

Harga telah melonjak setelah Federal Reserve AS (Fed) memutuskan melanjutkan program pembelian obligasi USD85 miliar per bulan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi AS.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun 33 sen menjadi USD106,06 per barel pada perdagangan pagi, setelah tenggelam USD1,68 pada penutupan di New York, kemarin.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November, turun 15 sen menjadi USD108,61 per barel, setelah turun USD1,84 di London sehari sebelumnya.

Lembaga penelitian Capital Economics mengatakan, kebijakan bank sentral AS menetapkan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) untuk melanjutkan program terlibat lebih berhari-hati. "Tampaknya akan menunggu sampai pertemuan pada Desember, sebelum mengumumkan setiap penurunan (stimulus)," katanya dalam sebuah catatan, seperti dilansir dari AFP.

Analis lain mengatakan kembalinya produksi ladang minyak Libya dan meredanya ketegangan di Timur Tengah setelah Suriah menyetujui rencana menempatkan gudang senjata kimia di bawah kontrol internasional, ikut membantu harga.

"Libya El Feel dan ladang minyak Sharara telah dibuka kembali akan meningkatkan tingkat produksi (menurut kementerian minyak). Produksi Libya akan meningkat menjadi 700.000 hingga 800.000 barel per hari, setelah dibuka kembali," kata Bank CIMB Malaysia dalam sebuah catatan.

Sebelumnya, protes oleh pekerja ladang minyak dan terminal ekspor sejak Juli telah melumpuhkan produksi Libya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
12 menit yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
4 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved