DPR minta penjualan LCGC ditunda

Sabtu, 21 September 2013 - 18:06 WIB
DPR minta penjualan...
DPR minta penjualan LCGC ditunda
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aria Bima meminta pemerintah segera menunda peluncuran dan membatalkan insentif bagi pengembangan mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC).

Aria mengkahawatirkan proyek ini merupakan konspirasi antara pemerintah sebagai pembuat regulasi dengan pabrikan mobil sebagai pemilik modal.

"Ini kan modal Toyota dan Daihatsu, siapa lagi yang bisa mengatur pasar mobil," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Sabtu (21/9/2013).

Dia juga menyebut bahwa mobil ini sebenarnya ditujukan untuk kelas menengah ke atas dan bukan untuk dipasarkan di wilayah pedalaman.

"Petani bisa beli, nggak? Masih banyak masyarakat kita yang mengangsur KPR (Kredit Pemilikan Rumah) 15 tahun masih megap-megap dan mobil ini tidak akan terjangkau oleh mereka," tegas Aria.

Politisi PDIP tersebut juga menyatakan, keputusan Menteri Perindustrian MS Hidayat memberikan kuota 3 persen terhadap porsi LCGC membuktikan ketakutan pemerintah akan dampak LCGC terhadap kemacetan.

"Kok diatur kuotanya, berarti pemerintah mengakui bahwa mobil ini hanya menambah kemacetan. Berarti ini memang ditargetkan dijual di beberapa tempat saja, sedangkan kita lihat di pedalaman Kalimantan Tengah dijual nggak nantinya?" pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah kepala daerah, seperti Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo menolak peredaran mobil murah tersebut karena dikhawatirkan akan memperparah kemacetan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mobil Listrik Ancam...
Mobil Listrik Ancam Eksistensi LCGC, Harga Murah Tinggal Kenangan?
Sambut Diskon Akhir...
Sambut Diskon Akhir Tahun, Ini Harga Terlengkap Mobil LCGC 2022
5 Alasan Membeli Mobil...
5 Alasan Membeli Mobil LCGC di 2022
Napas Buatan untuk Mobil...
Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
45 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved