Saham investor lokal di pasar modal tembus Rp1.091 T

Kamis, 26 September 2013 - 11:43 WIB
Saham investor lokal...
Saham investor lokal di pasar modal tembus Rp1.091 T
A A A
Sindonews.com - Jumlah kepemilikan saham investor lokal yang berinvestasi di pasar modal Indonesia terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Di mana pada kuartal II/2013 mencapai Rp1.091 triliun.

Berdasar data statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), kuartal kedua atau Agustus tahun ini, jumlah kepemilikan saham investor lokal berada pada porsi 44,22 persen atau sekitar Rp1.091 triliun.

Nilai sebesar itu dari total saham yang diperdagangkan dan jauh lebih besar dibanding pencapaian 2011 yang hanya berada pada porsi 40,14 persen atau senilai Rp839.319 miliar.

Sementara, jumlah investor lokal yang memiliki rekening efek mengalami kenaikan 25,05 persen dari 207.136 rekening saham di akhir 2011 menjadi 259.037 rekening saham pada Agustus 2013.

Di pihak lain, kepemilikan saham investor asing justru menurun. Hal itu terlihat dari data per 4 Sepetmber 2013, prosentase kepemilikan saham investor asing sebesar 56, 17 persen. Jumlah ini menurun dibandingkan akhir 2011 yang berada di kisaran 60 persen.

"Dengan data itu maka mencerminkan tingkat kepecayaan investor lokal terhadap investasi di pasar modal juga mengalami peningkatan cukup signifikan," kata Kepala Divisi Komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Djonieri di sela Workshop Wartawan di Denpasar Kamis (26/9/2013).

Pihak otoritas pasar modal telah merencanakan langkah strartegis untuk mewujudkan pasar modal sebagai sarana investasi yang lebih mudah diakses dan menarik bagi masyarakat.

Salah satunya dengan menurunkan jumlah lot saham menjadi 100 lembar per lot dan bagi calon emiten yang akan go public. Selain itu, mendirikan PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (Securitas Investor Protection Fund (SIPF), sebagai lembaga perlindungan investor di pasar modal.

Sehingga, kata dia, dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam berinvestasi di pasar modal. Tidak hanya investor saja yang mendapat perlidungan, para broker juga mendapat pengawasan ketat dari pihak KPEI.

"Broker yang masuk harus penuhi ketentuan kami, sehingga masyarakat aman dalam berinvestasi," imbuh Kepala Satuan Pemeriksa Internal Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Suryadi.

Beberapa pembicara dalam workshop yakni Kadiv Komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Djoenieri, Kadiv Penilaian Perusahaan Sektor Jasa (BEI) Umi Kulsum, Kepala Satuan Pemeriksa Internal Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Suryadi dan Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan, SDM, Umum KSEI Rasmi Maryda Ramyakin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
5 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
5 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
6 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
6 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved