Apple bidik posisi nomor dua di Indonesia

Kamis, 03 Oktober 2013 - 21:36 WIB
Apple bidik posisi nomor...
Apple bidik posisi nomor dua di Indonesia
A A A
Sindonews.com - Melalui iPhone 5s dan iPhone 5c, Apple Inc berusaha mengincar pasar lebih luas. Ini terbukti dengan strategi memasukkan China ke dalam daftar 11 negara pertama yang memasarkan iPhone. Strategi itu jitu. Sebab, perusahaan asal Cupertino, AS tersebut mampu menjual 9 juta unit iPhone hanya dalam tiga hari setelah peluncurannya!

Tapi, ternyata bukan hanya China yang jadi incaran utama Apple. Ternyata, Indonesia masuk dalam target market Apple. Percaya atau tidak, Apple berharap menjadi vendor nomor 2 di pasar smartphone Indonesia.

Hal itu diungkapkan Direktur Marketing Communication Erajaya Group Djatmiko Wardoyo. ”Kepada saya, eksekutif Apple memang menegaskan hal tersebut,” ujar Koko, sapaan akrab Djatmiko, Kamis (3/10/2013).

Namun, Koko menolak mengungkap secara detil langkah-langkah apa yang akan diambil Apple selanjutnya. Terutama soal mempertajam kehadiran mereka di Indonesia, antara lain dengan cara memperbesar biaya marketing.

“Apple sangat ketat dalam berpromosi. Ketika kami ingin mempromosikan produk mereka pun harus persetujuan langsung dari kantor pusat mereka di Amerika,” katanya.

Apple, menurut Koko, sangat percaya dengan brand awareness perusahaan yang sangat kuat. Kendati demikian, menurut Koko di pasar seperti Indonesia, brand awareness saja tidak cukup. Apalagi, vendor-vendor ponsel yang jadi kompetitor Apple sangat agresif dalam berpromosi di berbagai media.

“Di Indonesia, Apple masih dianggap sebagai barang mahal. Banyak orang yang ingin memiliki produk Apple, tapi mereka yang mampu membeli ponsel di atas Rp6 juta tentu sangat sedikit. Konsumen ini berada di puncak piramida,” ujarnya.

Karena harga iPhone yang sangat mahal itu, sejak Juni silam PT Erajaya Swasembada Tbk bereksperimen dengan cara membawa iPhone ke segmen yang lebih luas.

Model lama iPhone 4 8GB dipasarkan kembali dengan harga hanya Rp3,99 juta. Kemudian promosinya sedikit digenjot. Di luar dugaan, penjualan model tersebut ternyata sangat tinggi. ”Bahkan, tertinggi dalam sejarah iPhone di Indonesia,” kata Koko.

Konsumen, lanjut Koko, tidak peduli iPhone 4 sudah ketinggalan zaman. “Selama harganya lebih terjangkau, mereka (utamanya pembeli iPhone pertama) akan tetap beli,” ujar pria yang mengatakan, bahwa kontribusi terbesar penjualan produk Apple di Indonesia (dalam hal revenue maupun value) ternyata justru berasal dari produk iPad, bukan iPhone

Koko menyebut bahwa keinginan Apple untuk menjadi nomor dua di pasar smartphone Indonesia bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. ”Sangat mungkin. Hanya saja, pasar tentu perlu di-edukasi. Nah, pertanyaannya, seberapa besar Apple ingin mengeluarkan biaya marketing untuk memancing orang menggunakan produk mereka?” paparnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Membuat...
Pandemi Covid-19 Membuat Air Purifier True HEPA Filter Banyak Dicari
IIW 2021 Perkenalkan...
IIW 2021 Perkenalkan Beragam Inovasi Teknologi Elektronik dari Taiwan
Menangkap Peluang Peningkatan...
Menangkap Peluang Peningkatan Produk Elektronik di Tangerang
Gandeng Pesona Mitratama...
Gandeng Pesona Mitratama Indonesia, AQUA AC Proshop Dibuka di BSD Tangsel
Penjualan Elektronik...
Penjualan Elektronik Melemah di Tengah Kenaikan Harga
GSEI 2023 Segera Digelar:...
GSEI 2023 Segera Digelar: Peluang Emas bagi Pelaku Industri Elektronik
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
7 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved