Harga minyak di perdagangan dunia menguat

Jum'at, 04 Oktober 2013 - 19:24 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan dunia menguat
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan dunia hari ini menguat, menyusul langkah perusahaan menutup fasilitas minyak dan gas di Teluk Meksiko karena ancaman badai tropis Karen.

Sebelumnya, harga minyak di perdagangan Asia tergelincir akibat semakin tingginya kekhawatiran terobosan anggaran AS, yang telah menutup sementara (shutdown) dana pemerintah.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, naik 33 sen menjadi USD103,64 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November naik 31 sen berdiri di USD109,31 per barel pada transaksi di London.

"Harga cenderung mempertahankan premi, di mana Badai Tropis Karen akan mendarat di AS memaksa sejumlah tempat utama produksi minyak tutup, di mana angin diperkirakan akan berubah menjadi kekuatan badai," kata Joe Conlan, analis konsultan energi Inggris, Inenco, seperti dilansir AFP.

Situasi ini membuat Presiden AS Barack Obama bekerja keras karena harus mempersiapkan bencana dalam kondisi darurat di tengah shutdown pemerintah.

Obama telah menuntut diakhirinya krisis pemerintah empat hari yang menurutnya sebagai sandiwara sembrono dengan menekan Partai Republik menyerah pada tuntutan mereka.

Pelemahan dolar AS (USD) juga mendukung harga minyak karena membuat komoditas lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain, sehingga mendorong permintaan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved