Bali rancang pembangunan berkelanjutan

Minggu, 06 Oktober 2013 - 18:27 WIB
Bali rancang pembangunan...
Bali rancang pembangunan berkelanjutan
A A A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meluncurkan
The Sustainable Development Solutions Network Indonesia dan Southeast Asian Regional Hub [SDSN-SEA] pada saat inagurasi Konferensi Internasional Tri Hita Karana tentang Pembangunan Berkelanjutan pada APEC 2013 di Bali.

SDSN Indonesia berfokus pada isu-isu utama, seperti memanfaatkan keanekaragaman hayati untuk pembangunan berkelanjutan dan menyediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan yang memadai bagi masyarakat.

“SDSN Hub Asia Tenggara akan mengumpulkan dan berbagi contoh keberhasilan kegiatan pembangunan berkelanjutan yang dapat ditingkatkan untuk diterapkan di tempat lain di suatu kawasan atapun secara global,” jelas Direktur SDSN Jeffrey Sachs rilisnya, Minggu (6/10/2013).

Lokasi dari SDSN Hub Asia Tenggara terletak di United in Diversity Creative Campus atau kampus terpadu pertama di dunia untuk kreatifitas dan pembangunan berkelanjutan.

Creative Campus diluncurkan bersamaan konferensi APEC dan menawarkan
sebuah platform untuk pembelajaran inovatif, yang menyatukan pemimpin-pemimpin perusahaan, akademisi, masayarakat sosial dan pemerintah.

Kreativitas dan solusi inovatif pembangunan berkelanjutan, kata Jeffrey, akan menjadi fondasi dari semua program di kampus menciptakan generasi sebagai mitra baru visioner dan agen perubahan.

Kegiatan lain yang mendukung peluncuran ini, yakni inagurasi Konferensi Internasional Tri Hita Karana tentang pembangunan berkelanjutan, yang mengumpulkan para ahli di bidang masing-masing seperti eco-tourism, lingkungan dan sosial untuk bertukar ide-ide terbaru.

Selain itu, solusi dan praktek terbaik dalam pembangunan berkelanjutan, serta untuk mempromosikan strategi aliansi dan menggalang dukungan dari negara APEC menuju keberlanjutan tujuan Asia Pacifik.

Kedua, United in Diversity-SDSN Indonesia Solutions Initiative Awardyang akan diumumkan pada akhir konferensi ini, untuk mengapresiasi sebuah contoh luar biasa dari solusi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Kura-Kura Bali (Balli Turtle Island) dipilih menjadi hubungan regional SDSN sebuah inisiatif global untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kura Kura Bali sendiri akan menjadi sebuah contoh pembangunan berkelanjuan melalui solusi-solusi yang kreatif, dan akan menjadi rumah inspirasi bagi masyarakat Indonesia, Asia Tenggara dan komunitas internasional untuk menghasilkan solusi dari masalah-masalah yang dihadapi.

Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan atau SDSN adalah sebuah inisiatif dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, diluncurkan pada 9 Agustus 2012 oleh Sekjen PBB Ban Ki-moon dengan tujuan mengembangkan solusi-solusi untuk memecahkan tantangan-tantangan tentang pembangunan berkelanjutan yang dihadapi oleh dunia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
56 menit yang lalu
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
2 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
4 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
4 jam yang lalu
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini usai Malas Bergerak di Rp2,6 Juta per Gram
5 jam yang lalu
Dulu Termiskin, Negara...
Dulu Termiskin, Negara Kecil Ini Mendadak Jadi Raja Minyak Baru Akibat Perang Iran!
5 jam yang lalu
Infografis
2025, Anggaran untuk...
2025, Anggaran untuk Pembangunan IKN Hanya Rp143 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved