Air France lakukan PHK besar-besaran

Senin, 07 Oktober 2013 - 16:26 WIB
Air France lakukan PHK...
Air France lakukan PHK besar-besaran
A A A
Sindonews.com - Restrukturisasi mendalam serta PHK besar-besaran akan dilakukan maskapai penerbangan Perancis, Air France dan unit kelompok perusahaan, KLM. Langkah tersebut dilakukan untuk menyelamatkan perusahaan dan menjadikan maskapai kembali meraih keuntungan.

"Air France dalam proses penyelamatan," kata Kepala Kelompok Air France, Alexandre de Juniac kepada radio Europe 1, seperti dilansir dari AFP, Senin (7/10/2013).

"Air France-KLM harus menghasilkan uang pada 2013, dan Air France harus melakukannya pada 2014, yang berarti kita akan memiliki sarana untuk pembangunan, serta membuka rute baru terutama di Afrika, Asia dan Amerika Latin," jelasnya.

Hingga saat ini, perusahaan mengatakan bahwa Air France-KLM sedang kembali dari krisis keuangan. Ini telah menyarankan dalam hasil enam bulan bahwa kelompok mungkin akan menguntungkan pada akhir tahun.

Pada September, jumlah penumpang yang diangkut seluruh kelompok naik sebesar 0,7 persen. Namun, lalu lintas angkutan turun tajam sebesar 4,1 persen.

Air France, yang merayakan ulang tahun ke-80, Senin (7/10/2013) telah mengalami kesulitan sejak 2009, tampaknya pendakian menuju langit cerah , setelah menempatkan program restrukturisasi yang mendalam.

"Air France dalam proses penyelamatan. Kita harus melakukan apa yang kita katakan. Staf terlibat dalam rencana besar. Kami telah meminta mereka untuk membuat usaha yang cukup. Mereka telah meningkatkan jam kerja, mereka telah meningkatkan waktu mereka di udara, mereka telah mengubah metode kerja," ujarnya.

Pada Januari 2012 , kelompok meluncurkan sebuah program yang disebut 'Transform 2015', untuk memungkinkan kembali ke laba pada 2015 dan untuk menempatkan diri pada pijakan baru yang sehat .

Berdasarkan program tersebut, sebanyak 1.826 orang meninggalkan pekerjaan secara sukarela, dan dalam gelombang kedua diumumkan pada Jumat, 2.800 pekerjaan akan ditumpahkan.

Unit Kepala Kelomok Air France, Frederic Gagey mengatakan, tindakan itu diperlukan karena Air France tidak akan mencapai target untuk mengakhiri kerugian pada 2013, dan akan berakhir melaporkan kerugian operasional untuk tahun keenam berturut-turut.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Izinkan Maskapai...
Kemenhub Izinkan Maskapai Sesuaikan Tarif Penerbangan
Siap-siap! Warga Negara...
Siap-siap! Warga Negara Asing Bebas Keluar Masuk RI Dua Minggu Lagi
Scoot Berikan Pengalaman...
Scoot Berikan Pengalaman Perjalanan Wisata Unik di Kota Kasablanka
Sriwijaya Air Group...
Sriwijaya Air Group Sediakan Fasilitas Rapid Test bagi Calon Penumpang
Vietjet Luncurkan Rute...
Vietjet Luncurkan Rute Langsung Hanoi ke Melbourne
FlyJaya Resmi Jadi Maskapai...
FlyJaya Resmi Jadi Maskapai Terbaru di Indonesia, Terbang Perdana dari Halim ke Adisutjipto
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
8 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved