Output industri Inggris Agustus anjlok

Rabu, 09 Oktober 2013 - 17:41 WIB
Output industri Inggris...
Output industri Inggris Agustus anjlok
A A A
Sindonews.com - Output industri Inggris secara tidak terduga mengalami penurunan pada Agustus 2013, akibat pabrik mengurangi tingkat produksi.

Dilansir dari RTE, Rabu (9/10/2013), output industri Inggris turun 1,1 persen pada Agustus, penurunan terbesar sejak September 2012, setelah naik 0,1 persen pada Juli.

Ini jauh lebih lemah dari kenaikan 0,4 persen yang diperkirakan ekonom dan berlawanan dengan berita optimis dari survei sektor swasta dalam sektor manufaktur.

Markit Agustus, indeks manajer pembelian/CIPS menunjukkan, peningkatan tercepat dalam kegiatan selama dua tahun, dan jajak pendapat triwulanan British Chambers of Commerce menunjukkan, penjualan pabrik naik pada tingkat tercepat sejak awal 1990-an.

Penurunan pada Agustus dalam output industri didorong pelemahan tajam pada produksi manufaktur yang turun 1,2 persen. Hal ini berbeda dengan perkiraan ekonom kenaikan 0,4 persen. Perusahaan dasar di sektor farmasi, elektronik, makanan dan minuman memimpin penurunan.

Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan, tidak ada alasan khusus penurunan di bidang manufaktur, namun pihaknya mencatat output pada Agustus cenderung lemah. Dimana penyesuaian musiman untuk mengimbangi ini diperumit momen Olimpiade London pada Agustus tahun lalu.

Tapi, sektor manufaktur memiliki kinerja yang kuat dalam tiga bulan hingga Agustus, dengan output naik 1,2 persen, kenaikan terbesar sejak Oktober 2010.

Ekonomi Inggris tumbuh sebesar 0,7 persen dalam tiga bulan sampai Juni, dan banyak ekonom berharap mengalahkan tingkat pada kuartal ketiga. Dimana output industri membuat ekonomi Inggris naik 15 persen.

Secara terpisah, data ONS menunjukkan, bahwa defisit perdagangan barang Inggris sedikit menyempit, tapi masih lebih luas dari yang diperkirakan sebesar 9,62 miliar pound.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
6 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
8 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
8 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved