Forbes: Harta 400 orang terkaya di China bertambah

Rabu, 16 Oktober 2013 - 16:15 WIB
Forbes: Harta 400 orang...
Forbes: Harta 400 orang terkaya di China bertambah
A A A
Sindonews.com - Majalah Forbes mencatat kekayaan 400 konglomerat di China tahun ini bertambah menjadi USD150 miliar, meskipun terjadi perlambatan ekonomi.

Kenaikan rata-rata menyoroti hampir USD400 juta per kesenjangan yang tumbuh antara orang superkaya dengan jutaan orang yang hidup dalam kemiskinan.

"Yang kaya semakin kaya," kata Kepala Biro Forbes Shanghai, Russell Flannery dalam konferensi pers peluncuran daftar tahunan orang terkaya di China, seperti dilansir dari AFP, Rabu (16/10/2013).

"Pesatnya pertumbuhan kekayaan di China tampaknya tidak sejalan dengan perlambatan ekonomi China," tambahnya.

Aktiva bersih 100 orang terkaya di Cina melonjak 44 persen dari tahun sebelumnya menjadi USD316 miliar. Sementara jumlah miliuner dolar naik ke rekor tinggi dari 168.

Forbes mengatakan, kenaikan dalam kekayaan dari pertumbuhan industri antara lain sektor internet, mobil, hiburan dan properti.

Wang Jianlin, bos properti Wanda Group dan pembeli AMC Entertainment AS, menduduki posisi puncak daftar orang terkaya di negeri 'Tirai Bambu' sebesar USD14,1 miliar. Kekayaannya melonjak tajam dari USD8 miliar pada tahun lalu, dibantu rebound harga properti dan investasi di AMC.

Pemimpin tahun lalu, taipan minuman Zong Qinghou merosot ke posisi kedua dalam daftar majalah Forbes, meskipun kekayaannya meningkat 12 persen menjadi USD11,2 miliar.

Robin Li, pendiri homegrown mesin pencari Baidu, turun ke posisi ketiga. Namun kekayaannya melonjak menjadi 37 persen dari tahun sebelumnya, sebesar USD11,1 miliar.

Kejutan terjadi, Li Hejun, ketua perusahaan energi Hanergy Holding Group untuk pertama kalinya muncul di tempat keempat dengan kekayaan bersih sebesar USD10,9 miliar.

Ma Huateng, pemilik game sosial dan perusahaan jaringan Tencent, mengambil tempat kelima dengan kekayaan bersih USD10,2 miliar, melompat hampir 60 persen dari tahun-ke-tahun karena lonjakan harga saham perusahaan di Hong Kong.

Yang Huiyan, pewaris saham mayoritas di perusahaan pengembang properti Country Garden, tampil sebagai wanita terkaya di China dengan kekayaan USD7,2 miliar, yang secara umum berada di tempat ketujuh .

Jack Ma, pendiri e-commerce Alibaba, berada di peringkat kedelapan setelah kekayaannya naik lebih dari dua kali lipat menjadi USD7,1 miliar, dari USD3,4 miliar pada tahun lalu .
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
7 jam yang lalu
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
7 jam yang lalu
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
8 jam yang lalu
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
8 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
8 jam yang lalu
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
8 jam yang lalu
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved