PT Djambi Waras raih penghargaan Primaniyarta

Rabu, 16 Oktober 2013 - 18:36 WIB
PT Djambi Waras raih...
PT Djambi Waras raih penghargaan Primaniyarta
A A A
Sindonews.com - PT Djambi Waras meraih penghargaan Primaniyarta untuk kategori 'Eksportir Berkinerja' dalam pembukaan Trade Expo Indonesia 2013 di JI Expo Kemayoran, Jakarta.

“Penghargaan ini merupakan suatu kehormatan bagi kami. Penghargaan Primaniyarta adalah bentuk kepercayaan dan apresiasi pemerintah, masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap PT Djambi Waras,” ujar Komisaris Perusahaan, Toddy M Sugoto usai menerima penghargaan dari Wakil Presiden Boediono dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Rabu (16/10/2013).

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan industri karet dengan memperhatikan kelestarian lingkungan sesuai dengan misi perusahaan. Kami juga bertekad membantu petani dengan menampung sebanyak-banyak hasil karet mereka,” jelasnya.

Presiden Direktur PT Djambi Waras yang juga CEO Kirana Megatara Group, Martinus S Sinarya mengungkapkan, sebelumnya dua dari 15 pabrik karet remah (crumb rubber) kelompok perusahaan ini juga telah memperoleh penghargaan Primaniyarta, yakni PT Nusira (Medan) pada 2012 dan PT Tirtasari Surya (Rengat, Riau) pada 1997.

“Penghargaan ini membuktikan perusahaan tidak saja mendatangkan manfaat bagi karyawan dan pemilik, tapi juga mampu meraih devisa bagi negara. Hampir semua produk PT Djambi Waras diekspor guna memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik-pabrik ban terkemuka di dunia,” kata Martinus.

Patut diketahui, PT Djambi Waras adalah anak perusahaan Kirana Megatara (KM) Group, produsen sekaligus eksportir karet remah terbesar di Indonesia. Perusahaan ini memiliki dua pabrik karet remah, dengan total kapasitas produksi 12.000 ton per bulan dan mempekerjakan tidak kurang dari 1.100 orang.

Satu pabrik berlokasi di Kota Jambi berdiri pada 1968 dengan jenis produk SIR 10, SIR 20 dan SIR 20VK. Pabrik kedua berlokasi di Jujuhan, Muara Bungo, Provinsi Jambi, berdiri pada 1989.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HD : Aspal Karet Peluang...
HD : Aspal Karet Peluang Agar Karet Tidak Bergantung Pada Segmen Harga Internasional
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet Sumsel, Ini Hasilnya
Perbedaan Nama Daerah...
Perbedaan Nama Daerah di Jakarta: Karet, Karet Kuningan, dan Karet Semanggi
Krisis Bahan Olahan...
Krisis Bahan Olahan Karet di Sumut Makin Parah, 9 Pabrik Tutup
Apkarindo Komitmen Bersama...
Apkarindo Komitmen Bersama Mentan Majukan Lagi Karet Nasional
Industri Karet Alam...
Industri Karet Alam Jadi Akselerator Ekonomi Daerah, Ini Buktinya
Berita Terkini
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
43 menit yang lalu
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
58 menit yang lalu
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
2 jam yang lalu
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
3 jam yang lalu
Infografis
Cara Mengecek Status...
Cara Mengecek Status Akreditasi Perguruan Tinggi di BAN PT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved