Harga minyak di Asia memperpanjang kerugian

Rabu, 23 Oktober 2013 - 13:50 WIB
Harga minyak di Asia...
Harga minyak di Asia memperpanjang kerugian
A A A
Sindonews.com - Harga minyak di Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI) pada perdagangan di Asia hari ini memperpanjang kerugian, dimana para dealer terfokus atas meningkatnya stok yang mengindikasikan permintaan di ekonomi terbesar dunia itu melemah.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember, turun 54 sen menjadi USD97,76 per barel. Kontrak November berakhir pada Selasa (22/10/2013), setelah turun USD1,42 untuk menetap di angka USD97,80 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember, susut 30 sen menjadi USD109,67 per barel.

Sebelumnya pada perdagangan pagi, minyak WTI untuk pengiriman Desember, turun 16 sen menjadi USD98,14 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Desember turun tiga sen menjadi USD109,94 per barel.

Harga WTI anjlok sejak Senin, setelah Departemen Energi AS (DoE) menunjukkan persediaan naik 4 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober 2013, jauh di atas 1,7 juta barel yang diperkirakan analis. Laporan tersebut telah ditunda karena shutdown pemerintah selama dua pekan. DoE akan merilis laporan minyak untuk pekan yang berakhir 18 Oktober, Rabu (23/10/2013) waktu setempat.

"WTI masih di bawah tekanan karena perkiraan laporan stok (minyak) AS hari ini, akan menunjukkan peningkatan lebih lanjut," ujar Kenny Kan, analis pasar CMC Markets, Singapura, seperti dilansir dari AFP, Rabu (23/10/2013).

Di tengah penurunan WTI, Kan mengatakan, Brent, patokan Eropa, tetap didukung oleh kekhawatiran atas gangguan pasokan di Timur Tengah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
7 menit yang lalu
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
26 menit yang lalu
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
1 jam yang lalu
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
11 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
12 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
12 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved